Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Imbauan DKJ dan Pembatalan Konser Orchestra Experience

Dewan Kesenian Jakarta memperingatkan masyarakat soal pembelian tiket Orchestra Experience sebelum acara dibatalkan karena kendala teknis, menyulut kekhawatiran dan laporan polisi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Imbauan DKJ dan Pembatalan Konser Orchestra Experience📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli tiket konser Orchestra Experience, menyusul kekhawatiran terhadap kredibilitas penyelenggaraan acara. Imbauan tersebut disampaikan melalui media sosial pada Minggu (4/10) sekitar pukul 16.30 WIB, sebelum pertunjukan yang dijadwalkan berlangsung di The Entrance Convention Hall, Q-BIG BSD City, Tangerang. DKJ menekankan bahwa peringatan ini muncul akibat sejumlah informasi yang mencurigakan mengenai kelangsungan acara, meski belum ada bukti kuat adanya penipuan.

Pihak Orchestra Experience kemudian mengonfirmasi pembatalan acara hanya satu jam setelah imbauan DKJ diterbitkan. Dalam pengumuman resmi di Instagram, mereka menyatakan pembatalan disebabkan oleh kendala teknis yang tak terduga. Konser yang seharusnya dimulai pukul 19.00 WIB dibatalkan mendadak, dengan komitmen untuk mengadakan ulang pertunjukan di waktu yang akan diumumkan kemudian. Tiket yang telah dibeli tetap berlaku untuk jadwal baru, sementara pemegang tiket yang ingin mengajukan pengembalian dana dapat melakukannya dalam waktu hingga tujuh hari kerja.

Banyak penonton yang telah tiba di lokasi sebelum pengumuman pembatalan menyampaikan kekecewaan melalui media sosial. Sejumlah unggahan menunjukkan antusiasme tinggi dari audiens yang telah bersiap hadir, termasuk sejumlah orang yang tiba lebih dari satu jam sebelum acara dimulai. Salah satu pengguna X mengungkapkan keheranan karena pembatalan dilakukan hanya 30 menit sebelum pertunjukan dimulai, menilai hal tersebut sangat merugikan bagi mereka yang telah mempersiapkan diri.

Peristiwa ini menimbulkan kegaduhan publik dan berujung pada pelaporan ke kepolisian. Polres Tangerang Selatan telah menerima laporan terkait dugaan penipuan dalam penyelenggaraan konser tersebut. Kasi Humas Polres Tangsel, Iptu Wahyuni, membenarkan adanya penyelidikan yang sedang berlangsung oleh Satuan Reskrim, meski belum merinci jumlah kerugian atau bukti yang ditemukan. Penyidik tengah memproses kasus ini dan meminta dukungan doa agar proses penyelidikan dapat berjalan optimal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya