Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Bidik Rp270 Triliun dari Forum Asia Baru 2026

Forum Asia Baru 2026 di Bali menargetkan investasi global sebesar US$30 miliar, dengan Indonesia berharap menarik 40%-50% atau setara Rp270 triliun dari total tersebut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Indonesia Bidik Rp270 Triliun dari Forum Asia Baru 2026📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Forum Asia Baru (NAF) 2026 yang akan digelar di Bali pada 3–4 Desember mendatang menargetkan aliran investasi sebesar US$30 miliar dari berbagai pemangku kepentingan global. Acara ini menjadi wadah strategis bagi negara-negara Asia-Pasifik untuk menarik modal jangka panjang, sekaligus menjawab ketimpangan distribusi modal yang belum seimbang meskipun kawasan ini menyumbang hampir 60% pertumbuhan ekonomi dunia.

Pihak penyelenggara, Danantara Indonesia, menekankan pentingnya memperkuat kemitraan lintas negara melalui forum yang dirancang untuk menghubungkan investor global dengan proyek-proyek siap eksekusi. Fokus utamanya adalah mendorong komitmen investasi nyata yang dapat dilacak dan dipertanggungjawabkan, bukan sekadar pertemuan bisnis semata.

Indonesia menargetkan menarik sekitar 40% hingga 50% dari total investasi global tersebut, yang setara dengan US$15 miliar atau sekitar Rp270 triliun. Dalam sesi diskusi di Jakarta, Managing Director Global Relations & Communications BPI Danantara, Pahala Nugraha Mansury, menyatakan keyakinan bahwa target tersebut realistis, mengingat potensi ekonomi dan transformasi struktural yang sedang berlangsung di Tanah Air.

Delapan sektor strategis menjadi fokus utama dalam NAF 2026, meliputi sumber daya strategis dan hilirisasi, energi dan ketenagalistrikan, mobilitas serta manufaktur mutakhir, infrastruktur digital dan kecerdasan buatan, pangan dan agribisnis, perdagangan serta konektivitas, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Semua sektor ini dirancang untuk mendukung transformasi ekonomi kawasan secara komprehensif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya