Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia dan Rusia Percepat Kerja Sama Dagang Bebas

Pertemuan tingkat menteri di Jakarta memperkuat kerja sama ekonomi bilateral, dengan fokus pada perjanjian dagang bebas dan peningkatan perdagangan tahunan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.42 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 121x dibuka
Indonesia dan Rusia Percepat Kerja Sama Dagang Bebas📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia dan Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia digelar di Jakarta, menjadi langkah strategis dalam memperluas kerja sama ekonomi kedua negara. Fokus utama pembahasan mencakup percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eropa Eurasia (I-EAEU FTA), serta penguatan kolaborasi di sektor industri, investasi, dan perdagangan. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan puncak antara kepala negara di Vladivostok serta pertemuan Komisi Bersama ke-14 di Kazan.

Nilai perdagangan Indonesia-Rusia pada tahun 2025 mencapai 4,84 miliar dolar AS, mengalami kenaikan signifikan 21,6 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka 3,98 miliar dolar AS. Komoditas unggulan yang menjadi andalan ekspor Indonesia ke Rusia meliputi minyak kelapa sawit, kopi, kakao, produk pertanian, dan pupuk. Sementara itu, Rusia mengirimkan delegasi bisnis untuk memanfaatkan kesempatan dalam Trade Expo Indonesia 2026 guna menjajaki kemitraan dan investasi baru.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan komitmen penuh pemerintah Indonesia dalam mendorong pertumbuhan kerja sama ekonomi bilateral. Ia menyampaikan bahwa peluang kolaborasi di bidang perkapalan dan kedirgantaraan juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang. “Kami terbuka terhadap upaya konkret yang dapat meningkatkan volume perdagangan dan memperkuat jaringan bisnis antar dua negara,” ujar dia.

Di sisi lain, Deputi Perdana Menteri Rusia menekankan pentingnya interaksi langsung antarpelaku usaha. Ia menyebutkan bahwa perusahaan Rusia telah mengikuti forum bisnis dan pertemuan B2B dengan mitra Indonesia, yang diharapkan dapat membuka pintu kolaborasi strategis. Proses ratifikasi I-EAEU FTA kini berada di tahap akhir, dengan target penyelesaian seluruh prosedur hukum sebelum akhir tahun 2026 agar perjanjian bisa berlaku efektif.

Pertemuan juga dihadiri oleh para pejabat kementerian terkait, termasuk Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi serta Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, yang turut mendukung koordinasi lintas sektor. Dengan langkah-langkah konkret yang telah disepakati, kedua negara menunjukkan komitmen kuat untuk membangun kerja sama ekonomi yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya