Indonesia dan Rusia Percepat Kerja Sama Dagang Bebas
Pertemuan tingkat menteri di Jakarta memperkuat kerja sama ekonomi bilateral, dengan fokus pada perjanjian dagang bebas dan peningkatan perdagangan tahunan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.42 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 121x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia dan Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia digelar di Jakarta, menjadi langkah strategis dalam memperluas kerja sama ekonomi kedua negara. Fokus utama pembahasan mencakup percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eropa Eurasia (I-EAEU FTA), serta penguatan kolaborasi di sektor industri, investasi, dan perdagangan. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan puncak antara kepala negara di Vladivostok serta pertemuan Komisi Bersama ke-14 di Kazan.
Nilai perdagangan Indonesia-Rusia pada tahun 2025 mencapai 4,84 miliar dolar AS, mengalami kenaikan signifikan 21,6 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka 3,98 miliar dolar AS. Komoditas unggulan yang menjadi andalan ekspor Indonesia ke Rusia meliputi minyak kelapa sawit, kopi, kakao, produk pertanian, dan pupuk. Sementara itu, Rusia mengirimkan delegasi bisnis untuk memanfaatkan kesempatan dalam Trade Expo Indonesia 2026 guna menjajaki kemitraan dan investasi baru.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan komitmen penuh pemerintah Indonesia dalam mendorong pertumbuhan kerja sama ekonomi bilateral. Ia menyampaikan bahwa peluang kolaborasi di bidang perkapalan dan kedirgantaraan juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang. “Kami terbuka terhadap upaya konkret yang dapat meningkatkan volume perdagangan dan memperkuat jaringan bisnis antar dua negara,” ujar dia.
Di sisi lain, Deputi Perdana Menteri Rusia menekankan pentingnya interaksi langsung antarpelaku usaha. Ia menyebutkan bahwa perusahaan Rusia telah mengikuti forum bisnis dan pertemuan B2B dengan mitra Indonesia, yang diharapkan dapat membuka pintu kolaborasi strategis. Proses ratifikasi I-EAEU FTA kini berada di tahap akhir, dengan target penyelesaian seluruh prosedur hukum sebelum akhir tahun 2026 agar perjanjian bisa berlaku efektif.
Pertemuan juga dihadiri oleh para pejabat kementerian terkait, termasuk Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi serta Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, yang turut mendukung koordinasi lintas sektor. Dengan langkah-langkah konkret yang telah disepakati, kedua negara menunjukkan komitmen kuat untuk membangun kerja sama ekonomi yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

