Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Ikut Walk Out Saat Netanyahu Berpidato di PBB

Indonesia bersama 76 negara lainnya melakukan walk out saat Perdana Menteri Israel berpidato di Sidang Majelis Umum PBB, menegaskan penolakan terhadap kekerasan dan pelanggaran hukum internasional di wilayah Palestina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 23.04 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Indonesia Ikut Walk Out Saat Netanyahu Berpidato di PBB📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Delegasi Indonesia memutuskan keluar dari ruangan Sidang Majelis Umum PBB di New York saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan menyampaikan pidato, sebagai bentuk protes terhadap aksi kekerasan yang terus berlangsung di wilayah Palestina. Aksi tersebut dilakukan sebelum pidato dimulai, menandai sikap tegas Jakarta terhadap pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan kemanusiaan yang dilaporkan terjadi di Gaza dan daerah pendudukan.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan bahwa langkah walk out ini merupakan ekspresi solidaritas kepada rakyat Palestina serta penolakan terhadap kebijakan Israel yang dianggap melanggar hukum internasional. Pernyataan resmi menyebutkan bahwa aksi ini dilakukan bersama negara-negara yang memiliki posisi sejalan, guna menekankan bahwa kekerasan terhadap warga sipil dan pelanggaran hukum tidak dapat dibiarkan berlanjut tanpa konsekuensi.

Total sebanyak 77 negara ikut dalam aksi walk out massal, termasuk Indonesia, yang menunjukkan koalisi internasional yang semakin kuat dalam menuntut penghentian konflik dan perlindungan terhadap warga sipil Palestina. Langkah ini menjadi refleksi dari kebijakan luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina serta menolak segala bentuk agresi militer yang tidak sesuai prinsip hukum internasional.

Pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen untuk memperjuangkan solusi damai berbasis dua negara, dengan dukungan terhadap keberlangsungan proses perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Aksi walk out di PBB bukan sekadar simbol, tetapi bentuk komitmen nyata bahwa Indonesia akan terus menjadi suara bagi yang terpinggirkan dalam konflik global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya