Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Masuk Lima Besar Asia untuk Kunjungan Wisatawan 2025

Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara di Asia dengan jumlah kunjungan wisatawan asing tertinggi pada 2025, mencatat 15,39 juta kunjungan berdasarkan data BPS.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.10 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Indonesia Masuk Lima Besar Asia untuk Kunjungan Wisatawan 2025📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indonesia berhasil masuk lima besar negara di kawasan Asia yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing pada tahun 2025, menurut data pemesanan dari platform perjalanan digital Agoda. Posisi ini menempatkan Indonesia di belakang Jepang, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, yang masing-masing menduduki peringkat pertama hingga keempat. Angka kunjungan mencapai 15,39 juta, menunjukkan pemulihan signifikan dalam sektor pariwisata nasional setelah masa pasca-pandemi.

Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai faktor strategis, termasuk kebijakan visa yang lebih fleksibel, peningkatan kualitas infrastruktur transportasi dan akomodasi, serta peningkatan konektivitas regional. Selain itu, penyelenggaraan berbagai acara internasional berskala besar turut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan global. Kinerja ini mencerminkan kepercayaan dunia terhadap potensi pariwisata Indonesia sebagai destinasi utama di kawasan Asia Tenggara.

Di tingkat regional, Malaysia kembali menunjukkan dominasi sebagai negara dengan jumlah kunjungan wisatawan terbesar di Asia Tenggara, dengan total 42,2 juta kunjungan pada 2025—naik 11,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada paruh pertama 2026, Malaysia mencatat 21,12 juta kedatangan wisatawan internasional, meningkat 2,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kebijakan pemasaran yang terfokus pada pasar utama seperti China, Indonesia, Jepang, dan India turut mendorong tren positif tersebut.

Sebagai bagian dari strategi penguatan pariwisata, Malaysia juga memperkenalkan paket wisata khusus durian, termasuk konsep all-you-can-eat, untuk meningkatkan pengalaman wisatawan. Inovasi ini menunjukkan pendekatan kreatif dalam memperkuat daya tarik destinasi melalui budaya lokal dan produk unggulan.

Pencapaian Indonesia dalam peringkat global menandai prospek positif bagi sektor pariwisata nasional, sekaligus menekankan pentingnya kebijakan berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, dan promosi yang efektif untuk mempertahankan posisi di kancah internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya