Indonesia Masuk Lima Besar Asia untuk Kunjungan Wisatawan 2025
Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara di Asia dengan jumlah kunjungan wisatawan asing tertinggi pada 2025, mencatat 15,39 juta kunjungan berdasarkan data BPS.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.10 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia berhasil masuk lima besar negara di kawasan Asia yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing pada tahun 2025, menurut data pemesanan dari platform perjalanan digital Agoda. Posisi ini menempatkan Indonesia di belakang Jepang, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, yang masing-masing menduduki peringkat pertama hingga keempat. Angka kunjungan mencapai 15,39 juta, menunjukkan pemulihan signifikan dalam sektor pariwisata nasional setelah masa pasca-pandemi.
Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai faktor strategis, termasuk kebijakan visa yang lebih fleksibel, peningkatan kualitas infrastruktur transportasi dan akomodasi, serta peningkatan konektivitas regional. Selain itu, penyelenggaraan berbagai acara internasional berskala besar turut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan global. Kinerja ini mencerminkan kepercayaan dunia terhadap potensi pariwisata Indonesia sebagai destinasi utama di kawasan Asia Tenggara.
Di tingkat regional, Malaysia kembali menunjukkan dominasi sebagai negara dengan jumlah kunjungan wisatawan terbesar di Asia Tenggara, dengan total 42,2 juta kunjungan pada 2025—naik 11,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada paruh pertama 2026, Malaysia mencatat 21,12 juta kedatangan wisatawan internasional, meningkat 2,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kebijakan pemasaran yang terfokus pada pasar utama seperti China, Indonesia, Jepang, dan India turut mendorong tren positif tersebut.
Sebagai bagian dari strategi penguatan pariwisata, Malaysia juga memperkenalkan paket wisata khusus durian, termasuk konsep all-you-can-eat, untuk meningkatkan pengalaman wisatawan. Inovasi ini menunjukkan pendekatan kreatif dalam memperkuat daya tarik destinasi melalui budaya lokal dan produk unggulan.
Pencapaian Indonesia dalam peringkat global menandai prospek positif bagi sektor pariwisata nasional, sekaligus menekankan pentingnya kebijakan berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, dan promosi yang efektif untuk mempertahankan posisi di kancah internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anak Sulung Taipan Vietnam Pimpin VinFast Secara Penuh
Pham Nhat Quan Anh resmi menjabat CEO VinFast, menggantikan peran sebelumnya sebagai chairman, dalam langkah transformasi bisnis yang menekankan fokus pada inovasi dan efisiensi.
21 September 2026

Hyundai Peringatkan AS Soal Ancaman Mobil China Tanpa Tarif
CEO Hyundai memperingatkan Amerika Serikat bisa menghadapi banjir mobil China jika tidak mempertahankan kebijakan proteksi pasar, seiring lonjakan pangsa pasar di Eropa dan Inggris.
21 September 2026

Jejak Kaki T-rex Dewasa Pertama Ditemukan di North Dakota
Temuan jejak kaki T-rex dewasa pertama di dunia, berusia 66,5 juta tahun, mengungkapkan kecepatan dan pola pergerakan dinosaurus raksasa tersebut.
21 September 2026

Ubur-Ubur Raksasa Muncul di Perairan Wales, Panjangnya Setara Bus
Seorang penyelam muda menangkap rekaman ubur-ubur surai singa raksasa di dekat Pantai Trefin, dengan tentakel mencapai 15 meter, mengejutkan warganet dan pakar biologi kelautan.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

