Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Perluas Pasar Pangan di Eropa Tenggah Lewat Polagra Fair 2026

Partisipasi Indonesia dalam Polagra Fair 2026 di Poznań mencatat potensi transaksi awal sebesar 42 ribu dolar AS melalui promosi produk pangan, budaya, dan gastrodiplomasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 21.25 WITA·👁 3 orang membaca· 1 hari ini · 44x dibuka
Indonesia Perluas Pasar Pangan di Eropa Tenggah Lewat Polagra Fair 2026📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Indonesia memperkuat posisinya di pasar pangan Eropa Tenggah dan Timur melalui kehadiran di Polagra Fair 2026, pameran dagang sektor pangan, ritel, dan HoReCa terbesar di Polandia. Ajang yang berlangsung di Kota Poznań pada 23–25 September 2026 menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan bisnis dan memperkenalkan produk unggulan ke pasar internasional.

Paviliun Indonesia yang didirikan khusus untuk acara ini menampilkan enam perusahaan nasional dan satu mitra dari Polandia, Tempei Sp. z o.o., yang berkolaborasi dalam menawarkan beragam produk ekspor. Produk-produk tersebut mencakup keripik tempe dan singkong, tepung talas, kopi, permen jahe, olahan jelly, serta makanan kaleng seperti tuna dan sarden, dilengkapi inovasi kemasan food packaging dan tumbler.

Kegiatan promosi tidak hanya fokus pada transaksi, tetapi juga memperkuat citra Indonesia melalui pengalaman budaya dan kuliner. Pertunjukan tari tradisional serta sajian makanan khas seperti bakso dan es cendol, yang disajikan oleh pelaku UMKM WNI di Polandia, menjadi daya tarik utama yang membedakan paviliun Indonesia dari peserta lain. Pendekatan ini merupakan bagian dari strategi gastrodiplomasi yang menyatukan budaya dan perdagangan.

Potensi transaksi awal yang tercapai mencapai 42 ribu dolar AS, sekitar Rp751,8 juta, menjadi indikator awal keberhasilan ekspor. KBRI Warsawa menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan jejaring bisnis yang terbangun selama pameran guna mendorong pertumbuhan ekspor produk pangan Indonesia secara berkelanjutan ke kawasan Eropa Tenggah dan Timur.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya