Indonesia Puncaki Dunia Soal Jumlah Kedai Kopi
Indonesia menduduki posisi teratas global dengan lebih dari 461 ribu lokasi kafe dan warung kopi berdasarkan data pemetaan global hingga November 2025.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 17.40 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia berhasil meraih posisi terdepan dunia dalam jumlah lokasi kafe dan warung kopi, menurut data pemetaan dari Seasia Stats yang mengacu pada titik lokasi usaha di platform OpenStreetMap. Angka tersebut mencapai 461.991 titik, jauh mengungguli negara lain di Asia dan dunia. Data ini mencakup berbagai bentuk tempat minum kopi, mulai dari warung tradisional hingga kedai kopi spesialti modern, tanpa membedakan merek atau skala usaha.
Penghitungan berdasarkan Point of Interest (POI) memungkinkan setiap lokasi usaha, termasuk cabang dari satu merek, dihitung secara terpisah. Dengan demikian, jumlah ini mencerminkan realitas lapangan yang dinamis, di mana kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dari kota besar hingga desa terpencil, kedai kopi hadir sebagai tempat berkumpul, bekerja, dan bersantai, menunjukkan transformasi sosial dan budaya yang mendalam.
Kehadiran ratusan ribu lokasi kopi tidak hanya menunjukkan dominasi industri kopi, tetapi juga mencerminkan pergeseran pola konsumsi dan ruang publik. Kafe kini menjadi ruang hybrid—tempat beristirahat, menyelesaikan pekerjaan, atau sekadar menikmati suasana. Bagi wisatawan, mengunjungi kedai kopi lokal menjadi cara untuk menyentuh budaya lokal, menikmati kopi khas daerah, dan merasakan kehidupan masyarakat setempat secara autentik.
Di tingkat regional, Indonesia juga unggul dibandingkan negara Asia lainnya. China menempati posisi kedua dengan sekitar 190.000 lokasi, disusul Vietnam (132.294), Korea Selatan (100.000), dan Thailand (96.969). Meski begitu, selisih jumlah Indonesia jauh lebih besar dibandingkan negara lain, menunjukkan kekuatan budaya kopi yang khas dan terus berkembang di tanah air. Kedai kopi kini tak hanya tempat minum, tetapi juga destinasi wisata kuliner yang mampu memperkaya pengalaman pelancong.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rahang Tuna, Lezat dari Hasil Laut Sorong
Rahang tuna bakar menjadi ikon kuliner Sorong, menawarkan rasa gurih dan tekstur lembut yang memikat wisatawan dan warga setempat.
8 Oktober 2026

Indonesia Puncaki Dunia dengan Ratusan Ribu Kedai Kopi
Indonesia menduduki peringkat pertama global sebagai negara dengan jumlah lokasi kafe dan warung kopi terbanyak, berdasarkan data pemetaan hingga November 2025.
8 Oktober 2026

Minum Air Rebusan Daun Pepaya: Potensi dan Batasan Ilmiah
Air rebusan daun pepaya diklaim memiliki manfaat kesehatan, namun bukti ilmiahnya masih terbatas dan tidak boleh menggantikan pengobatan medis.
7 Oktober 2026

Minuman Harian Berdampak pada Kesehatan Mental
Studi terhadap lebih dari dua juta orang menunjukkan kopi dikaitkan dengan risiko depresi lebih rendah, sementara minuman manis justru meningkatkan risiko tersebut.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Bechi Kembali Dibui Setelah Bebas Bersyarat Dicabut
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

IHSG Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KPK Periksa Empat Saksi Terkait Kasus Korupsi di BPN
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KNMP Sungai Padang Segera Beroperasi, Fokus Perkuat Ekonomi Nelayan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Pengamat Hukum Soroti Penerapan RJ pada Kasus Narkoba Anggota DPRD
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

KPK Periksa Belasan Swasta dan ASN Terkait Kasus Suap Bupati Langkat
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Surabaya Perluas Bopda untuk Ponpes, Dorong Keadilan Pendidikan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

Pertumbuhan Ekonomi Tidak Cukup Tanpa Keadilan Sosial
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

