Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Raih Dua Medali Padel di Asian Games 2026, di Luar Ekspektasi

Prestasi dua medali padel Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 disebut pelatih sebagai pencapaian luar biasa yang melebihi target awal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Indonesia Raih Dua Medali Padel di Asian Games 2026, di Luar Ekspektasi📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kepemimpinan pelatih tim nasional padel Indonesia, Ariant Moya Rotger, menyatakan keberhasilan dua pasangan putri meraih medali perak dan perunggu pada debut cabang olahraga padel di ajang Asian Games 2026 merupakan hasil yang jauh melampaui perkiraan awal. Pasangan Fitriani Sabatini dan Fadona Kusumawati menempati posisi kedua, sementara Beatrice Gumulya dan Novela Putria menduduki peringkat tiga, menandai pencapaian sejarah bagi cabang olahraga baru ini di Indonesia.

Menurut Ariant, hasil tersebut terjadi meski persiapan tim hanya berlangsung dalam waktu singkat. Ia menegaskan bahwa tiga bulan sebelum turnamen, kemungkinan meraih medali di dua kategori tersebut dinilai sangat kecil. “Jika dibilang tiga bulan lalu kami akan mendapatkan perak dan perunggu, saya akan menyebutnya tidak mungkin,” ujar pelatih yang berada di Nagoya City Higashi Sport Center.

Kesiapan mental menjadi fokus utama sebelum pertandingan final, mengingat atmosfer pertandingan semifinal yang sangat mendukung tim tuan rumah Jepang. Ariant mengakui tekanan dari penonton lokal cukup berat, tetapi justru menjadi motivasi untuk mempersiapkan mental para atlet. Sebelum laga final, ia menggelar pertemuan khusus untuk menyiapkan pemain menghadapi level kompetisi tinggi dan menjaga semangat bermain tanpa beban. “Target sudah tercapai. Sekarang saatnya menikmati pengalaman bermain di final pertama mereka di ajang sebesar ini,” tegasnya.

Kemampuan dasar tenis yang dimiliki para pemain menjadi salah satu kunci keberhasilan, menurut Ariant. Karena sebagian besar berasal dari latar belakang atlet tenis, mereka memiliki fondasi teknis dan fisik yang kuat, memudahkan adaptasi terhadap permainan padel. Latihan intensif selama lima pekan di Spanyol, dilanjutkan dengan program padat di Jakarta, turut menentukan performa. “Mereka berlatih hingga tujuh jam sehari, meninggalkan keluarga dan pekerjaan demi fokus,” ujarnya.

Setelah Asian Games, tim akan segera bersiap menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia Padel di Kuwait, yang berbeda dari format Asian Games karena menggunakan sistem tim dengan delapan pemain per negara. Ariant belum mengungkapkan nama empat pemain tambahan yang akan bergabung, tetapi menyatakan daftar lengkap akan diumumkan dalam pekan berikutnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Tonton Videonya

Berita Terkait

Berita Lainnya