Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026 Lewat Bulu Tangkis Beregu Putra
Tim bulu tangkis putra Indonesia keluar sebagai juara setelah menang 3-2 atas China dalam final beregu di Aichi Nagoya, menutup puasa gelar selama 28 tahun.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 17.34 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
📷 BBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tim bulu tangkis putra Indonesia sukses meraih medali emas pertama pada Asian Games 2026 setelah mengalahkan China dengan skor 3-2 dalam laga final yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Kamis (24/09). Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah setelah terakhir kali Indonesia meraih emas dalam nomor yang sama pada Asian Games 1998, saat menyapu bersih semua pertandingan dan menumbangkan China secara dominan. Kemenangan kali ini terasa lebih berat karena harus melalui pertarungan sengit dan mengejar ketertinggalan dari lawan.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal, dengan dua kekalahan beruntun bagi Indonesia di dua partai pertama. Jonatan Christie menyerah dari Shi Yu Qi dengan skor 13-21, 18-21, disusul kekalahan pasangan ganda Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dari Liang Wei Keng/Wang Chang. Namun, semangat tim tetap terjaga. Alwi Farhan bangkit dengan menang dramatis atas Li Shifeng lewat tiga gim, 23-21, 15-21, 21-16. Di partai keempat, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pun menang mengejutkan atas He Ji Ting/Liu Yi dengan skor 23-21, 21-10, membawa Indonesia ke partai penentu.
Partai penentu tunggal putra menjadi penentu emas. Muhammad Zaki Ubaidillah, yang akrab dipanggil Ubaid, tampil memukau melawan Weng Hongyang, petenis unggulan China. Meski sempat tertinggal 16-20 pada gim pertama, Ubaid mampu mengejar dan menang 23-21. Di gim kedua, ia tampil dominan sejak awal dan menutup laga dengan skor 21-13 dalam waktu sekitar 45 menit. Kemenangan ini memastikan Indonesia meraih emas dan menutup perjalanan dengan hasil 3-2 atas China.
Dengan raihan emas ini, total koleksi medali Indonesia di Asian Games 2026 mencapai 20, terdiri dari satu emas, empat perak, dan 15 perunggu. Kemenangan ini juga menjadi realisasi target yang ditetapkan sebelum keberangkatan, yaitu meraih satu emas dari cabang bulu tangkis, sesuai arahan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Target tersebut lebih realistis dibandingkan di Asian Games sebelumnya, mengingat beberapa cabang unggulan seperti perahu naga tidak dipertandingkan pada edisi kali ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Tonton Videonya
Berita Terkait

Bellingham Pertahankan Perjuangan Tim Meski Tuchel Kritik Performa
Gelandang Real Madrid Jude Bellingham menegaskan kerja keras seluruh pemain Inggris layak diapresiasi, meski pelatih Thomas Tuchel menilai performa tim di bawah standar usai menang atas Norwegia.
25 September 2026

Scaloni Tekankan Profesionalisme Hadapi Inggris di Semifinal
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan laga lawan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 bukan tentang sejarah, melainkan kompetisi sepak bola yang harus dihadapi dengan profesionalisme.
25 September 2026

Jokowi Langsung ke GBK Dukung Timnas vs Singapura
Presiden Joko Widodo tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menyaksikan langsung laga pembuka Timnas Indonesia kontra Singapura dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
25 September 2026

3.852 Personel Amankan Laga Indonesia vs Singapura di GBK
Sebanyak 3.852 personel gabungan dikerahkan untuk menjamin keamanan pertandingan Timnas Indonesia melawan Singapura dalam FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
25 September 2026
Berita Lainnya

Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Dolar AS Melemah
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Anjlok Lebih dari 1% Jelang Penutupan Pepekan
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

Ram Jethmal Punjabi Perkuat Kepemilikan Saham RAAM
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Terpuruk 0,82% ke 6.247 di Akhir Pekan
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Aturan Baru Pelaporan Insidental Resmi Berlaku 1 Oktober
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

OJK Jelaskan Mekanisme Transaksi Saham BYAN di Pasar Negosiasi
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

KAI Usulkan Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Armada
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Imbal Hasil Obligasi AS Tembus Puncak 22 Tahun
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA



