Indonesia Siap Hadapi China di Final Beregu Putra Asian Games 2026
Tim bulu tangkis putra Indonesia akan menghadapi China di final Asian Games 2026 dengan susunan pemain tak jauh berbeda dari semifinal.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tim bulu tangkis putra Indonesia telah menentukan susunan pemain untuk laga final beregu putra Asian Games 2026 melawan China, dengan formasi yang konsisten dengan pertandingan sebelumnya. Tidak ada perubahan signifikan dari skema yang digunakan saat menghadapi lawan di babak semifinal, menunjukkan kepercayaan besar pelatih terhadap komposisi yang telah teruji. Pertandingan ini menjadi penentu medali emas bagi kedua negara yang telah menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen.
Laga pembuka akan menghadirkan duel antara Jonatan Christie melawan Shi Yu Qi, dua pemain yang telah saling berhadapan dalam lima tahun terakhir. Catatan head to head menunjukkan keunggulan Jonatan dengan rekor 10-7 atas lawannya dari China. Performa krusial Jonatan di laga ini diprediksi akan menjadi kunci pembuka kemenangan tim Indonesia.
Di partai kedua, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan menghadapi Liang Weikeng/Wang Chang. Pasangan Indonesia unggul dalam rekor pertemuan dengan 5 kemenangan atas lawannya dari China, yang menambah optimisme tim untuk meraih kemenangan beruntun. Sementara itu, pada partai ketiga, Alwi Farhan akan berhadapan dengan Li Shi Feng, yang telah saling menang satu kali dalam dua pertemuan sebelumnya, menandai laga yang berpotensi ketat.
Jika laga berlanjut hingga partai keempat, ganda muda Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan menghadapi pasangan baru China, He Ji Ting/Liu Yi, yang baru dipasangkan khusus untuk ajang Asian Games ini. Sementara itu, jika diperlukan partai kelima, Moh Zaki Ubaidillah akan menjadi penentu melawan Weng Hong Yang, yang menjadi andalan China di posisi terakhir.
Final ini bukan hanya tentang medali emas, tetapi juga tentang keberlanjutan tradisi kuat bulu tangkis Indonesia di kancah Asia. Kemenangan atas China di partai final akan menjadi bukti bahwa strategi dan kesiapan tim telah matang hingga akhir turnamen.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Tonton Videonya
Berita Terkait

Inggris vs Argentina: Laga Final yang Terus Menggugah Rivalitas Dunia
Pertemuan Inggris dan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 menjadi pertandingan paling berimbang dengan probabilitas kemenangan tipis untuk tim asuhan Thomas Tuchel.
24 September 2026

Messi: Final Dunia Hasil Kerja Keras, Bukan Keberuntungan
Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Inggris 2-1, dengan Messi menyumbang dua assist dan menegaskan kemenangan berkat kerja keras, bukan keberuntungan.
24 September 2026

14 Negara Tantang Kompetisi ASEAN Cup 2026
Turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026 akan mempertemukan 14 negara, termasuk tiga tim undangan, dengan sistem divisi berdasarkan peringkat untuk menjaga kualitas pertandingan.
24 September 2026

Indonesia Raih Perunggu Kedua di Kano Asian Games 2026
Atlet Indonesia Herlin Aprilin Lali menyumbang medali perunggu di nomor C1 200m putri kano sprint dengan catatan waktu 47,309 detik.
24 September 2026
Berita Lainnya

Indonesia Raih Medali Perunggu Sepak Takraw di Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Waspada Calo! Penumpang Kapal Penyeberangan Kendari-Bau-Bau Wajib Beli Tiket
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Sayu Bella Raih Perunggu di Balap Sepeda Gunung
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Jasad Anak Buah Kapal Ditemukan di Bengkulu, Identifikasi Genetik Pastikan Korban dari Tim Liputan
Kamis, 24 September 2026, 12.14 WITA

Trump Ucapan Terima Kasih ke Indonesia di PBB
Kamis, 24 September 2026, 12.12 WITA

AS Mundur dari Sidang PBB Saat Iran Tuduh AS dan Israel Lakukan Kekejaman
Kamis, 24 September 2026, 12.12 WITA

China Tak Punya Pesawat Kepresidenan Khusus, Ini Fakta di Baliknya
Kamis, 24 September 2026, 12.12 WITA

Presiden Suriah Tegaskan Kembali Kedaulatan atas Dataran Tinggi Golan di PBB
Kamis, 24 September 2026, 12.11 WITA



