Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Siap Lepas Landas Melalui Optimalisasi SDA Tambang

Era kepemimpinan Prabowo Subianto menjanjikan transformasi besar di sektor pertambangan, dengan penataan tata kelola, penegakan hukum, dan pengelolaan sumber daya alam berdaulat sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 48x dibuka
Indonesia Siap Lepas Landas Melalui Optimalisasi SDA Tambang📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat untuk menjadikan sumber daya alam (SDA) pertambangan sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui perbaikan tata kelola, penertiban kepemilikan, serta penegakan hukum yang konsisten, sektor ini diproyeksikan mampu membawa Indonesia melampaui batas negara berkembang. Langkah strategis ini menjadi fondasi bagi transformasi ekonomi berkelanjutan dan berdaulat.

Eks Menteri Keuangan periode 1998, Fuad Bawazier, menilai bahwa saat ini merupakan momentum krusial untuk merealisasikan potensi besar sektor pertambangan non-minyak. Ia menyatakan bahwa keberhasilan pengelolaan SDA secara tertib dan berkelanjutan akan mendorong Indonesia menuju kemakmuran dan kemandirian ekonomi. “Ini saatnya Indonesia benar-benar take off lagi berkat sumber daya alam,” ujarnya dalam sebuah wawancara eksklusif.

Dibandingkan era Orde Baru yang hanya mengandalkan minyak sebagai sumber pendapatan utama, kini Indonesia memiliki kesempatan unik untuk memanfaatkan berbagai jenis sumber daya alam secara optimal. Fuad menekankan bahwa sektor pertambangan kini telah memasuki masa 'musim' yang tepat, di mana potensi ekonomi bisa dieksploitasi secara adil dan berkelanjutan sesuai prinsip Pasal 33 UUD 1945.

Penegakan hukum yang semakin kuat, terutama dalam penataan pertambangan timah dan pemberantasan aktivitas ilegal, telah menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Langkah tegas pemerintah dalam menghentikan praktik pencurian sumber daya dan manipulasi keuangan dinilai mampu memperkuat kepercayaan investor. Dengan kepastian hukum yang lebih baik, peluang masuknya modal asing dan pengembangan industri dalam negeri pun semakin terbuka.

Pengelolaan SDA yang transparan dan berdaulat diharapkan mampu menghentikan kebocoran devisa dan meningkatkan penerimaan negara secara signifikan. Fuad menegaskan bahwa dengan pendekatan yang benar, Indonesia tidak hanya bisa bangkit, tetapi juga tumbuh menjadi negara maju. “Optimisme harus ditanamkan, karena investasi yang sehat akan bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya