Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Tertinggal 0-2 dari China di Final Beregu Putra Bulu Tangkis

Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia gagal meraih poin dalam dua partai pertama final Asian Games Aichi-Nagoya 2026, kalah dari China di tunggal putra dan ganda putra.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 17.56 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 11x dibuka
Indonesia Tertinggal 0-2 dari China di Final Beregu Putra Bulu Tangkis📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia mengalami tekanan berat di babak final Asian Games Aichi-Nagoya 2026, setelah gagal mencatatkan poin kemenangan hingga selesainya partai kedua. Pertandingan yang berlangsung di Ichinomiya, Jepang, melihat ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, harus menyerah dalam tiga gim ketat kepada pasangan China, Liang Weikeng/Wang Chang, dengan skor 20-22, 21-19, 14-21. Kekalahan ini menambah beban tim, yang kini tertinggal 0-2 dari lawan.

Pada gim pertama, Fikri menyayangkan peluang yang terlewatkan meski sempat berada dalam posisi menguntungkan. Meski mampu mengejar di gim kedua, tim Indonesia tidak mampu mempertahankan momentum. Di gim ketiga, permainan Fajar/Fikri mulai goyah, dengan serangkaian kesalahan yang berulang. Menurut Fikri, lawan mampu memanfaatkan setiap peluang dengan efisien, terutama dalam serangan depan yang cepat dan kreatif.

Fajar menilai bahwa respons tim terhadap tekanan lawan belum optimal. Pola serangan yang dilakukan terkesan terburu-buru dan kurang terencana, sehingga justru memperbesar kesalahan. "Defend mereka sangat luar biasa, serangan kita tidak bisa langsung menentukan poin. Sementara balasan mereka justru memperparah situasi," ujar Fajar setelah pertandingan. Ia menekankan bahwa kualitas teknis lawan, terutama dalam transisi dan kontrol permainan, menjadi faktor penentu.

Sebelumnya, pada partai tunggal putra pertama, Jonatan Christie juga tidak mampu menembus perlawanan Shi Yuqi. Ganda putra menjadi partai kedua yang berakhir dengan kekalahan, memperparah posisi Indonesia di klasemen sementara. Kini, tim hanya memiliki peluang di partai ketiga, yakni tunggal putra kedua, untuk memperkecil ketertinggalan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya