Infeksi Menyebabkan 2,3 Juta Kasus Kanker Baru Tahun Ini
Studi global menunjukkan lima infeksi utama, termasuk HPV dan hepatitis B, berkontribusi terhadap 2,3 juta kasus kanker baru pada 2024, dengan pencegahan menjadi kunci utama pengendalian.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 21.08 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Infeksi menempati posisi krusial dalam epidemiologi kanker global, dengan lima patogen utama dikaitkan langsung dengan 2,3 juta kasus baru pada tahun 2024. Temuan ini menegaskan bahwa sejumlah infeksi bakteri dan virus bukan hanya menyebabkan penyakit akut, tetapi juga menjadi pemicu kanker jangka panjang. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Oncology menyoroti bahwa sekitar 12 persen dari seluruh kasus kanker yang terdiagnosis berasal dari infeksi, menekankan perlunya pendekatan pencegahan yang lebih strategis.
Di antara lima agen infeksi yang paling berpengaruh, Helicobacter pylori menyumbang 760 ribu kasus, terutama kanker lambung dan usus dua belas jari. Virus papiloma manusia (HPV) berkontribusi pada 4 persen kasus kanker baru, terutama kanker serviks, sementara virus hepatitis B (HBV) terkait dengan 2 persen kasus, sebagian besar kanker hati. Virus Epstein-Barr (EBV) dan hepatitis C (HCV) masing-masing berkontribusi sekitar 1 persen dan kurang dari 1 persen terhadap beban kanker global.
Peneliti menekankan bahwa intervensi yang sudah tersedia—seperti vaksinasi, skrining dini, pengobatan, dan praktik medis steril—dapat secara signifikan mengurangi risiko kanker akibat infeksi. Vaksin HPV dan hepatitis B telah terbukti efektif dalam menurunkan insiden kanker terkait. Namun, akses terhadap intervensi tersebut masih terbatas, terutama di wilayah berpenghasilan rendah dan menengah.
Tiga perempat dari total kasus kanker yang terkait infeksi berasal dari negara-negara berkembang, terutama di Asia Timur, Afrika sub-Sahara, dan Asia Tenggara. Ketimpangan akses terhadap vaksin, layanan kesehatan, dan edukasi medis menjadi penghambat utama dalam pengendalian penyakit. Dengan strategi pencegahan yang terintegrasi dan adopsi kebijakan kesehatan berbasis bukti, dampak infeksi sebagai penyebab kanker bisa dikurangi secara signifikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vietnam Persembahkan Gelar Pariwisata Asia untuk Keenam Kalinya
Vietnam meraih penghargaan Destinasi Terkemuka Asia di World Travel Awards 2026, mengungguli Indonesia dan Thailand, sekaligus mempertahankan gelar selama enam tahun berturut-turut.
30 September 2026

Pengalaman Menginap di Poke Ball, Hadiah Undian untuk Penggemar Pokémon
Sebuah hotel berbentuk Poke Ball di Hokkaido Jepang hadir sebagai bagian dari kampanye peringatan 30 tahun Pokémon dan ulang tahun ketiga aplikasi Pokémon Sleep, hanya dapat dinikmati oleh pemenang undian.
30 September 2026

Tanda Panah di Plafon Kamar Hotel: Petunjuk Kiblat yang Tak Terlihat dari Luar
Tanda panah di plafon kamar hotel bukan dekorasi, melainkan penunjuk arah kiblat untuk memudahkan Muslim salat saat bepergian.
30 September 2026

Chihuahua Berusia 13 Bulan Resmi Jadi Anggota Garda Nasional Meksiko
Anjing Chihuahua berusia 13 bulan dengan berat tujuh kilogram dan tinggi 21 sentimeter resmi bergabung dalam Garda Nasional Meksiko setelah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam latihan.
30 September 2026
Berita Lainnya

Wawako Medan Pantau Progres Renovasi IGD RSUD Pirngadi
Rabu, 30 September 2026, 21.19 WITA

Nanang Hendarno Resmi Jabat Direktur Utama Telkom
Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA

Danantara Siap Jadi Pemegang Saham BEI dengan Porsi 5–10 Persen
Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA

138 Tersangka dan 68 Perusahaan Disegel Akibat Karhutla
Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp29,53 Triliun, Dorong Ekosistem UMKM Nasional
Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA

Lutut Sakit Parah? Pertimbangkan Knee Replacement dengan Teknologi Robotik
Rabu, 30 September 2026, 21.14 WITA

Batu di Trabzon Jadi Destinasi Wisata Setelah Salah Duduk di Sana
Rabu, 30 September 2026, 21.10 WITA

Enam Acara Akhir Pekan Seru di Jakarta 2-4 Oktober 2026
Rabu, 30 September 2026, 21.09 WITA

