Influenza A Melonjak di Sulawesi Tenggara, Warga Keluhkan Gejala Berat
Kasus influenza A meningkat di Sulawesi Tenggara, dengan gejala seperti batuk menekan, sakit sendi, dan demam tinggi, memicu kekhawatiran terhadap penyebaran yang cepat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 BBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara melaporkan lonjakan kasus infeksi pernapasan akibat virus influenza A sejak minggu ke-36 tahun 2026. Data menunjukkan peningkatan signifikan dari 2.244 kasus ISPA terkait influenza pada minggu ke-36 menjadi 2.639 pada minggu ke-37, menandakan penyebaran yang semakin luas di wilayah tersebut. Meski belum mencapai kategori kejadian luar biasa, otoritas kesehatan memperingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh ancaman virus ini, terutama bagi lansia dan individu dengan kondisi komorbid.
Warga Kota Kendari, Nia Kurniati, mengungkapkan pengalaman pribadi setelah terjangkit virus tersebut pada awal September. Ia mengalami gejala berat, termasuk batuk yang terasa menekan hingga menyebabkan sesak napas, sakit sendi terutama pada kaki, mual, muntah, dan sakit kepala yang bertahan selama dua minggu. Gejala ini dirasakan lebih parah dibandingkan flu biasa. Ia mengaku baru memeriksakan diri setelah kondisi tak membaik meski mengonsumsi obat bebas seperti Paracetamol dan Delcosin.
Sementara itu, Beni Permana dari Kota Mataram, NTB, yang menjadi bagian dari kluster keluarga yang terpapar, menggambarkan gejala seperti sakit kepala hebat hingga merasa oleng, disertai pegal pada persendian. Ia dan keluarganya mengalami gejala serupa, meski hanya istrinya yang menjalani pemeriksaan medis. Ia memilih mengonsumsi vitamin D3 dan obat flu tanpa resep, serta memaksakan asupan makanan. Dalam dua hari, kondisinya membaik, meski masih mengalami batuk berkepanjangan hingga lebih dari seminggu.
Dinas Kesehatan setempat menegaskan bahwa meski jumlah kasus influenza A belum dikonfirmasi secara laboratorium karena kurangnya tes usap rutin, tren peningkatan gejala klinis menunjukkan adanya aktivitas virus yang signifikan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menyebutkan bahwa meskipun belum masuk kategori peringatan dini atau kejadian luar biasa, masyarakat tetap perlu menjaga kewaspadaan dengan memperkuat daya tahan tubuh, menghindari keramaian, dan memakai masker jika mengalami gejala.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Charlotte Salawati, Tokoh Perempuan yang Dihapus dari Sejarah
Seorang perempuan pejuang dari Sulawesi Tenggara yang menjadi tokoh penting dalam pergerakan perempuan dan gerilya, namun terpinggirkan dan ditekan selama Orde Baru karena dianggap terkait PKI.
5 Oktober 2026

Universitas Sembilanbelas November-Kolaka Ucapkan Selamat Hari Guru Sedunia 2026
Universitas Sembilanbelas November-Kolaka mengucapkan selamat Hari Guru Sedunia yang jatuh pada 5 Oktober 2026.
5 Oktober 2026

PLN Salurkan Bantuan Beragam Bentuk di Wilayah Sulselrabar Peringati HKP
Dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, YBM PLN menyalurkan bantuan listrik, pendidikan, sembako, dan operasional lembaga keagamaan di empat kabupaten di Sulselrabar.
5 Oktober 2026

Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Sulteng
Tim Densus 88 Antiteror menangkap tiga terduga teroris di Kabupaten Parigi Moutong dan Poso, Sulawesi Tenggara, dalam operasi terpisah pada Jumat (2/10), dengan penggeledahan dilakukan di lokasi berbeda.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Jadwal Comeback Idola Kpop Oktober 2026 Diumumkan
Senin, 5 Oktober 2026, 12.27 WITA

Charlie Higson Tolak Jack Lowden Jadi Penerus James Bond
Senin, 5 Oktober 2026, 12.26 WITA

Tiket Final ASEAN Cup 2026 di Jakarta Ludes Terjual
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Kopilot Serang Pilot dengan Kapak, Pesawat Flydubai Terjun 5.200 Meter
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Murid SD Pemalang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kekerasan Kakak Kelas
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Arrmanatha Nasir Dilantik Jadi Menlu RI, Pernah Bimbing Presiden PBB
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Pemerintah Jepang Protes Kematian Perempuan di Okinawa Akibat Anggota Marinir AS
Senin, 5 Oktober 2026, 12.08 WITA

Ukraina Buka Ruang Diskusi Teknis Trilateral di UEA
Senin, 5 Oktober 2026, 12.07 WITA

