Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Insentif Hybrid Diperluas, Dorong Transisi Kendaraan Ramah Lingkungan

Pemerintah siap perluas insentif kendaraan ramah lingkungan termasuk hybrid, PHEV, dan REEV dengan dukungan nonfiskal seperti bebas ganjil genap dan parkir khusus.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 48x dibuka
Insentif Hybrid Diperluas, Dorong Transisi Kendaraan Ramah Lingkungan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perindustrian kini mematangkan skema insentif baru yang mencakup kendaraan hybrid, plug-in hybrid (PHEV), dan range extended electric vehicle (REEV). Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mempercepat transisi energi di sektor transportasi tanpa mengabaikan kesiapan industri dalam negeri. Insentif yang dikembangkan tidak hanya berupa pengurangan pajak, tetapi juga fasilitas nonfiskal yang langsung dirasakan pengguna sehari-hari.

Salah satu bentuk dukungan nonfiskal yang sedang dipertimbangkan adalah keringanan aturan ganjil genap, akses parkir khusus, serta penyediaan infrastruktur pengisian daya di kawasan perkotaan. Menteri Perindustrian menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan tanpa menimbulkan keguncangan di ekosistem industri.

Dengan tetap memanfaatkan mesin pembakaran internal (ICE) yang sudah banyak diproduksi secara lokal, kendaraan hybrid dan PHEV dinilai lebih mudah disesuaikan dibandingkan mobil listrik murni. Ini memungkinkan peralihan secara bertahap tanpa harus mengganti seluruh rantai pasok. Menperin menilai kebijakan ini menjadi momentum penting, terlebih saat harga bahan bakar minyak bersubsidi mengalami kenaikan.

Pihak Gaikindo menyambut positif langkah pemerintah, menyatakan bahwa kebijakan insentif beragam tipe kendaraan akan menjaga stabilitas industri otomotif nasional. Ketua Umum Gaikindo menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara transisi energi dan daya saing sektor kendaraan bermotor di pasar dalam negeri.

Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat pembahasan dan pengusulan insentif baru dalam tahun ini. Tujuannya adalah memperkuat ekosistem industri berbasis baterai dan meningkatkan kemandirian sektor transportasi nasional di tengah dinamika energi global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya