Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Investasi RI Tembus Rp528,7 Triliun di Kuartal III 2026

Realisasi investasi Indonesia mencapai Rp528,7 triliun pada kuartal III 2026, tumbuh 7,6% dari tahun sebelumnya, didorong dominasi sektor logam dan peningkatan di luar Jawa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 69x dibuka
Investasi RI Tembus Rp528,7 Triliun di Kuartal III 2026📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Realisasi penanaman modal di Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2026 mencapai angka Rp528,7 triliun, menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Angka ini telah dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa P. Roeslani dalam konferensi pers yang digelar Selasa (20/10/2026). Capaian tersebut mencerminkan dinamika positif dalam ekosistem investasi nasional, dengan dukungan kuat dari sektor-sektor strategis.

Secara komposisi, penanaman modal asing (PMA) mendominasi dengan kontribusi Rp270,2 triliun atau 51,1% dari total, sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencatat Rp258,5 triliun atau 48,9%. Dari sisi wilayah, investasi di luar Pulau Jawa berhasil menyalip Jawa dengan capaian Rp271,6 triliun (51,4%), meskipun pertumbuhan di Pulau Jawa lebih tinggi, yakni 13,9% menjadi Rp257,1 triliun.

Pada tingkat provinsi, Jawa Barat menjadi wilayah dengan realisasi terbesar sebesar Rp91 triliun, tumbuh 17,2% dari tahun sebelumnya. Jakarta mengikuti di posisi kedua dengan nilai Rp75,5 triliun (pertumbuhan 14,3%), disusul Sulawesi Tengah yang menempati urutan ketiga dengan Rp47,3 triliun, naik 8,9% secara tahunan. Dari sisi sektor, industri logam dasar, barang logam, serta peralatan non-mesin menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp118,8 triliun, mengungguli sektor jasa lainnya yang mencatat Rp81,8 triliun.

Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp51,7 triliun, diikuti pertambangan dengan Rp38,7 triliun dan industri makanan sebesar Rp34,7 triliun. Secara keseluruhan, realisasi investasi kuartal III 2026 berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 745.634 orang, meningkat 5,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian ini menunjukkan sinergi antara pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya