Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

iPhone 18 Pro Max Setara Harga Motor Premium

Harga iPhone 18 Pro Max varian 2 TB mencapai Rp58,999 juta, setara dengan motor matik bongsor dan listrik terbaru di pasar Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 12.19 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 41x dibuka
iPhone 18 Pro Max Setara Harga Motor Premium📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Harga iPhone 18 Pro Max dengan kapasitas penyimpanan 2 TB resmi dipasarkan di Indonesia dengan nilai jual mencapai Rp58,999 juta, menempatkan perangkat tersebut pada level harga yang sejajar dengan sejumlah kendaraan roda dua premium. Angka ini menjadi patokan baru dalam pertimbangan konsumen yang membandingkan nilai investasi antara teknologi mobile dan mobilitas pribadi.

Varian termurah iPhone 18 Pro, yang dibanderol Rp27,499 juta, sudah mampu membeli sepeda motor kelas menengah seperti skutik 125 cc atau motor bebek 150 cc. Sementara itu, perangkat dengan kapasitas penyimpanan tertinggi menawarkan nilai yang tak kalah signifikan, mampu menutupi harga motor listrik modern hingga motor sport 150 cc.

Berdasarkan data harga On The Road (OTR) per Oktober 2026, beberapa model motor seperti NMAX "TURBO" TECH MAX Ultimate dan CUV e: RoadSync Duo, yang dibanderol Rp46,95 juta hingga Rp59,65 juta, berada dalam kisaran harga yang persis sama dengan iPhone 18 Pro Max 2 TB. Bahkan, beberapa varian motor listrik dari merek seperti Cervo dan Omoway juga menawarkan harga mendekati atau melampaui nilai perangkat Apple tersebut.

Pembandingan ini menunjukkan bahwa keputusan membeli smartphone flagship kini tak lagi sekadar soal teknologi, melainkan pertimbangan ekonomi yang lebih kompleks. Konsumen di Tanah Air kini dihadapkan pada pilihan antara investasi dalam perangkat digital berkekuatan tinggi atau dalam kendaraan yang menjamin mobilitas harian.

Pasar menunjukkan bahwa nilai uang yang dikeluarkan untuk satu perangkat teknologi bisa menutupi kebutuhan transportasi pribadi selama bertahun-tahun. Dengan demikian, keputusan pembelian tak lagi hanya didasarkan pada fitur, tetapi juga pada prioritas penggunaan dan nilai jangka panjang dari setiap aset yang dibeli.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya