Iran Balas Serangan AS dengan Serangan Langsung ke Basis Marinir Yordania
Iran melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di Yordania pasca serangan udara AS yang menewaskan warga sipil di Sirik, Hormozgan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 10.32 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 11x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan serangan balasan terkoordinasi terhadap posisi militer Amerika Serikat di wilayah Yordania, sebagai respons atas gempuran udara AS yang menewaskan warga sipil dan merusak fasilitas sipil di kawasan Sirik, provinsi Hormozgan. Serangan ini dipicu oleh serangan rudal AS yang secara tidak sengaja menghantam sebuah lokasi perayaan pernikahan, mengakibatkan empat korban tewas, termasuk seorang anak kecil, dan lebih dari 50 lainnya luka-luka.
Dalam pernyataan resmi yang disiarkan IRIB, IRGC menegaskan bahwa aksi balas dendam tersebut merupakan respons terhadap "agresi brutal" yang dilakukan AS terhadap wilayah sipil dan strategis di Iran selatan. Serangan pertama dilakukan dengan menembak jatuh drone MQ-9 ke-50 milik AS menggunakan sistem pertahanan kedirgantaraan canggih, sebelum melanjutkan dengan serangan balistik ke barak Marinir AS di Camp Titin, dekat Aqaba.
IRGC mengklaim serangan tersebut berhasil melumpuhkan sejumlah fasilitas militer AS, menghancurkan helikopter serang, dan menewaskan sejumlah besar pasukan asing. Pihak tersebut menegaskan bahwa aksi balas dendam akan terus berlanjut hingga semua ancaman terhadap wilayah Iran dan blokade strategis Selat Hormuz dihentikan.
Kementerian Pertahanan AS belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai klaim Iran, namun sebelumnya CENTCOM menyatakan telah melakukan serangan terhadap sejumlah target IRGC di Iran sebagai respons atas serangan terhadap kapal komersial dan personel militer AS di Selat Hormuz.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

