Iran Diduga Libatkan Agen Rahasia dalam Ancaman Bom di Pangkalan AS
Lima orang ditangkap di dekat RAF Fairford setelah dugaan upaya bom terhadap pangkalan militer AS yang menjadi basis operasi udara di Eropa.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kepolisian kontraterorisme Inggris kini memperdalam penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan aktor negara dalam ancaman bom terhadap pangkalan militer RAF Fairford, yang menjadi lokasi penting bagi operasi Angkatan Udara Amerika Serikat di Eropa. Penangkapan lima pria dilakukan pada hari Minggu, dengan dugaan keterkaitan langsung pada pelanggaran terkait bahan peledak dan tindakan terorisme. Lokasi penangkapan berada di dekat area yang menampung pesawat tempur AS, yang secara strategis digunakan untuk melancarkan serangan terhadap target di wilayah Timur Tengah.
Pangkalan RAF Fairford telah lama menjadi pusat operasional penting bagi AS, terutama dalam konteks serangan balasan terhadap instalasi militer Iran. Ancaman terhadap fasilitas ini sejak Juli lalu telah disampaikan secara terbuka oleh Korps Garda Revolusi Iran, yang menyatakan bahwa setiap pangkalan yang menjadi basis penyerangan ke Republik Islam merupakan target sah. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Duta Besar Iran Seyed Ali Mousavi, yang menekankan bahwa tindakan militer AS terhadap Iran akan diperhitungkan secara serius oleh Teheran.
Menurut laporan media Inggris, pihak kepolisian memiliki indikasi kuat bahwa Iran adalah aktor utama di balik rencana serangan tersebut. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa jika terbukti, ini merupakan bentuk intervensi langsung dari negara, bukan melalui kelompok proksi seperti biasanya. Hal ini menandai kemungkinan adanya strategi baru dari Teheran, yakni melibatkan agen rahasia secara langsung dalam operasi sabotase di wilayah Barat. Kepolisian mengaku masih mengumpulkan bukti untuk memastikan keterlibatan negara tersebut.
Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting enggan mengonfirmasi atau membantah dugaan keterlibatan Iran, menegaskan bahwa spekulasi pada tahap ini tidak bijaksana. "Akan sangat tidak bijaksana bagi saya untuk berspekulasi," ujar Streeting saat dimintai tanggapan. Di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat, perundingan antara AS dan Iran yang sempat menunjukkan tanda-tanda keberhasilan kini tampak mengalami kebuntuan, terutama setelah Presiden AS Donald Trump menolak tawaran bersyarat Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Namun, Trump menyatakan dalam wawancara dengan Axios bahwa negosiasi masih akan dilanjutkan dalam minggu ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Perluas Pasar Pangan di Eropa Tenggah Lewat Polagra Fair 2026
Partisipasi Indonesia dalam Polagra Fair 2026 di Poznań mencatat potensi transaksi awal sebesar 42 ribu dolar AS melalui promosi produk pangan, budaya, dan gastrodiplomasi.
28 September 2026

Lokasi Belanja Oleh-Oleh Murah di Jepang untuk Wisatawan Indonesia
Wisatawan Indonesia bisa menemukan oleh-oleh khas Jepang dengan harga terjangkau di berbagai kawasan perbelanjaan, mulai dari toko serba 100 yen hingga pasar tradisional di Tokyo.
28 September 2026

Matahari Diduga Telan Planet Raksasa di Masa Awal Tata Surya
Temuan baru menunjukkan Matahari kemungkinan pernah menelan planet Super-Earth dengan massa lima hingga sepuluh kali Bumi saat tahap awal pembentukan tata surya.
28 September 2026

Starship SpaceX Sukses Luncur ke Orbit, Uji Coba Penerbangan Pertama
SpaceX berhasil meluncurkan roket Starship ke orbit Bumi dalam uji coba pertamanya, menandai tonggak penting dalam pengembangan misi antariksa jangka panjang.
28 September 2026
Berita Lainnya

LBH Medan Temukan Kelalaian Proses Hukum dalam Kasus Kematian Winda Lorenza
Senin, 28 September 2026, 21.26 WITA

Antrean Haji RI Dipangkas Jadi 14 Tahun Berkat Validasi Data
Senin, 28 September 2026, 21.26 WITA

Komisi XIII Dorong Reformasi Transparan di Lapas Cibinong
Senin, 28 September 2026, 21.26 WITA

Prabowo Dorong Audit Forensik Keuangan Haji untuk Transparansi
Senin, 28 September 2026, 21.26 WITA

Korupsi Ancam Hak Dasar Rakyat Miskin
Senin, 28 September 2026, 21.25 WITA

Pendidikan Gratis Jadi Fondasi Inklusivitas Nasional
Senin, 28 September 2026, 21.25 WITA

TXT Siap Rilis EP "Perfect Storm" November Mendatang
Senin, 28 September 2026, 21.25 WITA

KPK Temukan Rekening Rahasia di Kanwil BPN Jatim
Senin, 28 September 2026, 21.24 WITA

