Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Iran Negasi Keterlibatan dalam Rencana Serangan ke RAF Fairford

Kedutaan Besar Iran di Inggris menolak tegas tuduhan terkait rencana serangan ke pangkalan udara RAF Fairford, sekaligus ancam tindakan hukum atas narasi yang dianggap menyesatkan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 23.04 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 13x dibuka
Iran Negasi Keterlibatan dalam Rencana Serangan ke RAF Fairford📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di London secara tegas membantah klaim yang menyebut negaranya terlibat dalam rencana serangan terhadap pangkalan udara militer Inggris yang menjadi basis operasional AS. Dalam pernyataan resmi yang disebar melalui kanal media sosial, pihak Iran mengecam spekulasi yang dianggap tidak berdasar dan berniat merusak reputasi negara. Pernyataan itu menekankan bahwa upaya menyalahkan Iran atas insiden di RAF Fairford merupakan bentuk narasi yang disengaja untuk menyesatkan publik.

Iran menegaskan bahwa tuduhan semacam itu tidak didukung bukti konkret dan justru mencerminkan upaya politik untuk memperkeruh ketegangan regional. Pihak kedutaan menyatakan siap mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang dianggap merugikan dan menyesatkan. Ancaman hukum ini disampaikan sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak negara dan rakyatnya dari fitnah yang dapat mengganggu stabilitas hubungan diplomatik.

Insiden di RAF Fairford, yang berada di wilayah Gloucestershire, menjadi perhatian internasional setelah lima warga Inggris, semua berusia pertengahan 20-an, diamankan oleh unit antiterorisme kepolisian Inggris. Penangkapan dilakukan dalam konteks penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan rencana serangan terhadap fasilitas militer penting. Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai tujuan atau skala rencana tersebut, kepolisian menyatakan bahwa investigasi masih berlangsung.

Pernyataan Iran menambah kompleksitas dalam konteks ketegangan geopolitik yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah. Namun, pihak Iran menegaskan bahwa negaranya tidak memiliki motif atau alat untuk melancarkan serangan terhadap wilayah yang dianggap netral seperti Inggris. Fokus utama Iran tetap pada perlindungan kedaulatan dan keamanan nasional, serta menolak tudingan yang tidak didukung data.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya