Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Tujuh Hari Jika AS Hentikan Tekanan Militer
Iran menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari jika Amerika Serikat menghentikan operasi militer dan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 23.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Iran menegaskan kesiapan untuk membuka kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz dalam jangka waktu tujuh hari, asalkan Amerika Serikat menghentikan tekanan militer dan mencabut larangan perdagangan terhadap pelabuhan-pelabuhan negara tersebut. Pernyataan ini disampaikan oleh pejabat senior Teheran kepada kantor berita internasional, menyusul kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik di kawasan.
Pernyataan tersebut muncul setelah komando militer Iran mengonfirmasi adanya informasi bahwa AS sedang mempersiapkan operasi militer bersama sekutu di kawasan. Teheran menegaskan bahwa langkah tersebut akan dibalas dengan respons tanpa batas, namun tetap terbuka bagi dialog diplomasi jika Washington menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan krisis secara damai.
Pejabat Iran menekankan bahwa langkah pertama yang harus diambil AS adalah mengumumkan keinginan secara resmi untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur diplomatik, serta menetapkan jadwal kerja sama yang jelas. Delegasi Iran yang sedang berada di New York untuk Sidang Majelis Umum PBB memiliki otoritas penuh untuk memimpin negosiasi, termasuk membuka ruang dialog dengan AS melalui perantara.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang telah tiba di New York, tidak direncanakan bertemu langsung dengan Presiden AS Donald Trump. Namun, Iran tetap membuka peluang untuk menyelesaikan konflik melalui mediator selama sidang berlangsung. Proposal dari Iran telah disampaikan kepada AS melalui jalur diplomatik pada 16 September, dan Teheran menilai sidang PBB sebagai momentum strategis untuk kembali membangun hubungan damai.
Pihak Iran menegaskan bahwa kesiapan membuka Selat Hormuz bukan sekadar ancaman, tetapi bentuk komitmen terhadap solusi damai, selama Washington menunjukkan langkah nyata meredakan ketegangan. Pembukaan jalur strategis ini dipandang sebagai langkah konkret untuk menstabilkan kawasan dan menjaga kelancaran perdagangan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tujuh Kota Luar Negeri Bisa Dikunjungi dengan Tiket Rp1 Jutaan
Penerbangan dari Jakarta ke tujuh destinasi di Asia Tenggara dan Australia tersedia dengan harga mulai dari Rp1,1 jutaan untuk keberangkatan 1 Oktober 2026.
22 September 2026

ADHD dan Gangguan Pencernaan: Temuan Baru dari Studi Global
Penelitian melibatkan lebih dari 1,9 juta orang menemukan kaitan kuat antara ADHD dengan berbagai gangguan pencernaan, termasuk sembelit dan IBS.
22 September 2026
Festival Seni Cahaya Hidupkan Sejarah Benteng Suwon
Festival Seni Media 2026 menghadirkan nuansa baru pada Benteng Suwon Hwaseong melalui proyeksi cahaya dan pertunjukan tari di malam hari.
22 September 2026
Pertarungan Manusia vs Robot Humanoid Pertama di Dunia
Pertarungan pertama antara manusia dan robot humanoid secara langsung digelar di San Francisco, menarik perhatian publik global dan menjadi uji coba teknologi pertarungan berbasis virtual reality.
22 September 2026
Berita Lainnya

Penataan Klaster Diaspora Dorong Sinergi Kebijakan Nasional
Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA

Bulog Buka Peluang Kerja untuk Keluarga ASN Korban Penembakan Papua
Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA

Polisi Gagalkan Peredaran Etomidate via Sistem Tempel di Jakbar
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

KI sebagai Aset Jaminan Dorong Pertumbuhan UMKM
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Laboratorium Narkotika Sintetis Dibongkar di Gambir
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Kejari Mimika Tuntaskan Rp26,36 M dari Terpidana Korupsi Aerosport
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Stadion Pajajaran Bogor Capai 39 Persen Penyelesaian
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

Pemimpin Dunia Hadir di PBB Bahas Transformasi dan Kepercayaan Global
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

