Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Iran Siap Lanjutkan Perlawanan, Klaim Belum Tampilkan Seluruh Potensi Militer

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan negara belum maksimalkan kemampuan militer dan siap hadapi agresi lanjutan dengan sistem produksi berkelanjutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 12.06 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 38x dibuka
Iran Siap Lanjutkan Perlawanan, Klaim Belum Tampilkan Seluruh Potensi Militer📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menyatakan bahwa Republik Islam belum menurunkan seluruh kapasitas militer yang dimilikinya. Dalam wawancara eksklusif dengan media investigasi asal Amerika Serikat, ia menegaskan bahwa Iran tetap siap menghadapi bentuk agresi berikutnya, baik secara strategis maupun operasional. Pernyataan ini disampaikan di tengah ketegangan regional yang terus memanas dalam beberapa bulan terakhir.

Rezaei menekankan bahwa kekuatan militer suatu negara tidak bisa diukur hanya dari stok rudal atau senjata yang tersimpan di gudang. Ia menyoroti pentingnya kemampuan produksi yang tersebar, fasilitas bawah tanah, serta sistem peluncuran yang fleksibel sebagai fondasi strategis dalam konflik berkepanjangan. Persiapan ini, menurutnya, telah dilakukan selama puluhan tahun dengan fokus pada ketahanan dan kelangsungan operasional meski dalam kondisi perang berkepanjangan.

Ia menegaskan bahwa Iran telah membuktikan kemampuannya untuk terus mempertahankan siklus produksi, pengerahan, dan respons militer bahkan setelah berbulan-bulan konflik berlangsung. “Kami mampu membebankan biaya tinggi kepada lawan, bahkan dalam tahap-tahap kritis,” ujarnya, menunjukkan bahwa strategi pertahanan Iran didesain untuk menghadapi ancaman jangka panjang.

Pernyataan Rezaei juga menyoroti keunggulan sistem yang dibangun secara terdistribusi, di mana kerusakan pada satu titik tidak menghentikan keseluruhan operasi. Kemampuan memperbaiki peralatan dan menggantinya secara cepat menjadi kunci utama dalam menjaga kesiapan militer. Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam perang modern bukan hanya soal jumlah senjata, tetapi juga kapasitas untuk beradaptasi dan berinovasi secara terus-menerus.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya