Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Iran Siapkan Operasi Militer Strategis Tekan Kehadiran AS di Timur Tengah

Iran menegaskan memiliki rencana operasional baru yang mampu memaksa kapal perang AS menjauh dari kawasan Timur Tengah dalam waktu dekat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
Iran Siapkan Operasi Militer Strategis Tekan Kehadiran AS di Timur Tengah📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran telah menyiapkan strategi operasional baru yang dirancang untuk membatasi keberadaan kapal perang Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Hal ini disampaikan oleh Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, juru bicara militer Iran, dalam pernyataan terbaru yang menekankan peningkatan kapasitas pertahanan dan kemampuan operasional negara. Menurutnya, langkah ini merupakan respons terhadap kehadiran militer AS yang dinilai semakin menekan kedaulatan wilayah Iran.

Akraminia menegaskan bahwa kapal-kapal militer AS kini terpaksa menjaga jarak lebih dari 500 kilometer dari garis pantai Iran. Ia menambahkan bahwa saat ini tidak ada kapal perang AS yang beroperasi di Laut Oman, menunjukkan efektivitas strategi yang diterapkan. Dalam wawancara, ia menyatakan bahwa kemampuan intelijen, sistem pertahanan, serta koordinasi operasional Iran kini berada pada tingkat yang mampu mengancam keberadaan militer asing di kawasan.

Pernyataan tersebut juga menjadi respons terhadap klaim Presiden Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa Iran kehilangan kendali atas jalur perairan strategis seperti Selat Hormuz. Akraminia menolak klaim tersebut, menegaskan bahwa sistem pertahanan Iran telah diperkuat secara signifikan melalui berbagai inisiatif strategis. Ia menekankan bahwa keberhasilan operasional yang dicapai bukan hanya hasil dari alat utama, tetapi juga kualitas strategi dan kapasitas intelijen.

Dengan rencana operasional baru ini, Iran menunjukkan komitmen untuk menjaga kedaulatan maritim dan mengamankan jalur pelayaran kunci di kawasan. Keberhasilan strategi yang dijalankan menurut Akraminia merupakan bukti bahwa kehadiran militer asing tidak dapat diandalkan untuk mengintervensi secara bebas di wilayah yang dianggap vital bagi keamanan nasional Iran.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya