Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Iran Tegaskan Perdamaian Hanya Lewat Diplomasi

Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa konflik dengan AS tidak bisa diselesaikan dengan kekuatan militer atau sanksi, melainkan melalui perundingan berbasis keadilan dan martabat diplomatik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 23.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Iran Tegaskan Perdamaian Hanya Lewat Diplomasi📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan dalam pidato kepada para duta besar asing di Teheran bahwa tidak ada ruang bagi solusi militer dalam menyelesaikan ketegangan dengan Amerika Serikat. Ia menekankan bahwa pendekatan paksa atau tekanan ekonomi, termasuk sanksi tambahan, justru memperkeruh situasi dan tidak membawa hasil yang berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap eskalasi yang terjadi sejak serangan militer AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

Araghchi menegaskan bahwa satu-satunya jalan keluar adalah melalui perundingan yang memperhatikan keadilan, martabat, serta prinsip-prinsip hukum internasional. Ia menekankan bahwa Iran akan bertindak secara proporsional dan mempertahankan kedaulatannya bila terjadi provokasi militer. Pernyataan tersebut mengandung peringatan implisit bahwa respons Iran terhadap agresi akan jauh lebih signifikan jika dilakukan.

Sejak eskalasi, Teheran telah merespons dengan serangan rudal dan drone di berbagai wilayah kunci, serta menutup Selat Hormuz sebagai bentuk perlawanan terhadap blokade maritim yang diberlakukan oleh militer AS. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi global, terutama karena jalur tersebut menjadi rute vital bagi perdagangan minyak internasional.

Upaya diplomasi terus berjalan sejak pencapaian kesepakatan kerangka kerja pada 18 Juni, yang menjadi batu loncatan menuju perjanjian damai permanen. Fokus utama dalam perundingan meliputi jaminan keamanan navigasi di Selat Hormuz serta keberlanjutan program nuklir Iran, yang menjadi inti dari ketegangan sebelumnya. Tujuan akhirnya adalah menciptakan kerangka keamanan yang stabil dan berkelanjutan bagi seluruh kawasan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya