Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Isi Baterai Motor Listrik Semalaman, Apakah Aman?

Pengisian baterai motor listrik semalaman berpotensi mempercepat kerusakan dan meningkatkan risiko keselamatan meski praktik ini umum dilakukan pengguna.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Isi Baterai Motor Listrik Semalaman, Apakah Aman?📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Penggunaan sepeda motor listrik kian meluas di berbagai kota, termasuk di wilayah perkotaan padat seperti Ho Chi Minh. Banyak pengendara memilih mengisi daya baterai sepanjang malam, terutama setelah aktivitas harian seperti bekerja atau sekolah. Meski praktik ini memberi kenyamanan karena kendaraan siap digunakan di pagi hari, kebiasaan tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan baterai dan keselamatan jangka panjang.

Seorang pengguna bernama Ibu NMT, yang tinggal di apartemen di Kelurahan Cat Lai, mengungkapkan bahwa ia sering mencolokkan baterai sepeda motor listrik saat pulang malam, terkadang hingga keesokan pagi. Ia mengaku terlupa mencabutnya, terutama ketika lelah setelah bekerja. Ia bukan satu-satunya; banyak pengendara lain di kompleks perumahan atau rumah pribadi menerapkan kebiasaan serupa, menganggapnya sebagai cara efisien untuk memastikan kendaraan siap pakai.

Namun, secara teknis, pengisian baterai secara terus-menerus tanpa kontrol otomatis dapat menyebabkan overcharging, yang berdampak langsung pada penurunan kapasitas baterai dan mempercepat degradasi internal. Baterai lithium-ion yang digunakan pada sepeda motor listrik dirancang untuk menangani siklus pengisian teratur, bukan pengisian berkepanjangan tanpa pemantauan. Jika sistem pengisian tidak memiliki fitur pemutusan otomatis saat penuh, risiko overheating dan bahkan kebakaran menjadi lebih tinggi.

Penggunaan baterai yang tidak sesuai prosedur, termasuk pengisian semalaman tanpa pengawasan, berpotensi merusak komponen internal dan mengurangi masa pakai hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan pengisian sesuai anjuran. Ahli energi menyatakan bahwa pengisian dalam waktu 4–6 jam sudah cukup untuk mencapai kapasitas penuh, dan mencabut kabel segera setelah proses selesai merupakan praktik terbaik untuk menjaga kestabilan dan keamanan.

Kesadaran akan risiko ini perlu ditingkatkan, terutama di kalangan pengguna awam yang menganggap pengisian semalaman sebagai hal biasa. Edukasi tentang penggunaan baterai secara tepat, termasuk pentingnya menghindari pengisian berkepanjangan, menjadi kunci utama untuk memastikan keselamatan dan efisiensi jangka panjang kendaraan listrik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya