ITMG Luncurkan Anak Usaha Baru Fokus Mineral
PT ITM Mineral Investama didirikan sebagai bentuk ekspansi strategis ITMG di sektor mineral, tanpa perlu persetujuan RUPS karena termasuk transaksi afiliasi internal.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 105x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) secara resmi mendirikan entitas baru bernama PT ITM Mineral Investama (IMI), yang menjadi bagian dari perluasan portofolio bisnis perseroan di bidang mineral. Pendirian ini dilakukan bersama PT ITM Batubara Utama (IBU), perusahaan yang secara dominan dimiliki oleh ITMG dengan kepemilikan saham mencapai 99,99 persen. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperkuat posisinya dalam rantai nilai tambah mineral, terlepas dari aktivitas utama di bidang batubara.
IMI didirikan untuk mendukung integrasi dan pengembangan bisnis mineral secara menyeluruh, termasuk dalam aspek eksplorasi, pengolahan, dan perdagangan. Aktivitas ini selaras dengan struktur bisnis ITMG yang sebelumnya berfokus pada pertambangan batubara, penunjang ketenagalistrikan, perdagangan berbasis kontrak, serta pengolahan produk turunan batubara. Dengan hadirnya IMI, ITMG memperkuat struktur organisasi untuk menangani potensi pertumbuhan di sektor mineral secara lebih terstruktur dan terintegrasi.
Transaksi pendirian IMI dikategorikan sebagai transaksi afiliasi antara ITMG dan IBU, yang merupakan entitas terkendali. Karena nilai transaksi tidak melebihi ambang batas yang mengharuskan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) material, serta dilakukan antara perusahaan induk dan anak usaha terkendali, maka proses ini tidak memerlukan persetujuan RUPS. Keputusan ini mempercepat proses ekspansi tanpa harus melibatkan prosedur formalitas pemegang saham.
Dengan struktur ini, ITMG menegaskan arah strategisnya untuk memperluas bisnis di luar batubara dengan tetap mempertahankan kontrol dan efisiensi operasional melalui entitas anak usaha yang sudah terintegrasi. Pendirian IMI menjadi langkah konkret dalam memanfaatkan potensi sumber daya mineral di Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam ekosistem energi dan mineral nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rantai Pasok Tangguh Kunci Optimalisasi Nilai Mineral Kritis
Investasi terkoordinasi dan rantai pasok yang kuat menjadi kunci utama untuk mengeksploitasi nilai tambah tinggi dari mineral kritis di Indonesia.
24 Oktober 2026

Antam Siap Kelola Tambang Emas Baru di Papua
Pemerintah menutup operasional tambang emas PT Kristalin Eka Lestari di Nabire dan menyerahkan kawasan seluas 275,36 hektare kepada PT Aneka Tambang Tbk untuk pengelolaan berkelanjutan.
24 Oktober 2026

ANTAM Perkuat Fondasi Bisnis untuk Nilai Tambah Jangka Panjang
Perusahaan tambang nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan di semester pertama 2026, dengan pendapatan Rp62,71 triliun dan laba naik 34%, seiring fokus pada hilirisasi dan optimalisasi operasional.
24 Oktober 2026

Bahlil Usung PNBP Batu Bara Rp165 T untuk Tutup Defisit BBM
Menteri ESDM membidik penerimaan negara bukan pajak dari batu bara tembus Rp165 triliun pada 2026, lebih tinggi dari target APBN, demi menopang defisit subsidi BBM.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

