Jelang Bulan Pemburu, Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan dengan Hujan Malam
BMKG memperkirakan Jakarta berawan hingga berawan tebal pada 24 Oktober 2026, dengan potensi hujan di Selatan dan Timur malam hari, menjelang fenomena Hunter's Moon.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebelum munculnya Hunter's Moon pada Senin malam, 26 Oktober 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Secara umum, kondisi cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi berawan hingga berawan tebal sepanjang hari, dengan suhu udara berkisar antara 25 hingga 34 derajat Celcius.
Khusus di Jakarta Selatan, terdapat potensi hujan sedang pada pukul 22.00 WIB, sementara Jakarta Timur mengalami hujan ringan pada waktu yang sama. Sementara itu, wilayah lain seperti Jakarta Barat, Pusat, Utara, dan Kepulauan Seribu diprakirakan tidak terjadi hujan, tetapi tetap berawan tebal hingga malam.
Fenomena Hunter's Moon, yang disebut juga sebagai Bulan Pemburu, merupakan bulan purnama yang muncul setelah Harvest Moon, dengan latar belakang budaya khas masyarakat adat Amerika dan pemukim Eropa awal. Meski tidak memiliki perbedaan fisik dari bulan purnama biasa, istilah ini mengacu pada tradisi berburu untuk menyimpan makanan menjelang musim dingin.
Berdasarkan perhitungan BMKG, bulan akan terbit dari arah timur pada pukul 17.53 WIB, mencapai posisi tertinggi di langit pada pukul 23.58 WIB, dan terbenam pada pukul 05.10 WIB pada Selasa, 27 Oktober 2026. Mengingat posisi bulan yang dekat horizon saat terbit, kemungkinan terhalang bangunan tinggi cukup tinggi. Oleh karena itu, disarankan untuk mengamati fenomena ini saat bulan sudah lebih tinggi di langit, mulai sekitar pukul 20.00 WIB.
BMKG juga menekankan potensi risiko banjir rob di wilayah pesisir selama masa pasang purnama, akibat konfigurasi Matahari, Bumi, dan Bulan yang hampir segaris, memperkuat gaya gravitasi. Masyarakat di daerah pesisir diminta tetap waspada terhadap kenaikan permukaan air laut yang lebih tinggi dari biasanya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ngatiyem Bangkitkan Jamu H’Dayah dari Pengalaman Sakit Suami
Pelaku UMKM asal Ciawi, Bogor, mengembangkan jamu instan H’Dayah berbasis herbal setelah suaminya sembuh dari gangguan paru-paru dan hati setelah mengonsumsi racikan kunyit putih dan jahe merah.
24 Oktober 2026

Peradi SAI dan TP PKK Gelar Sosialisasi Hukum di Bali
Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum digelar di Denpasar untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap pencegahan kekerasan fisik dan verbal melalui edukasi hukum.
24 Oktober 2026

Pemanggilan Ulang Dandhy Laksono Dijadwalkan 27 Oktober
Polda Metro Jaya mengatur ulang pemanggilan sutradara film Pesta Babi, Dandhy Dwi Laksono, untuk klarifikasi terkait laporan narasumber yang menilai karya tersebut melanggar privasi.
24 Oktober 2026

7 Tewas dalam Serangan di Gereja Karak, Yordania Tanggapi dengan Berkabung Nasional
Serangan terhadap upacara pemakaman di Gereja Santo George, Karak, menewaskan tujuh orang dan melukai 27 lainnya, memicu kecaman luas dari 11 negara Arab dan penetapan tiga hari berkabung nasional oleh pemerintah Yordania.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

