Jepang Puncaki Dunia dalam Indeks Pariwisata Global
Jepang berhasil menduduki peringkat pertama dalam indeks pariwisata global 2026 berkat performa unggul dalam aksesibilitas, infrastruktur, dan daya tarik budaya serta alam.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.05 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 80x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Jepang mengukuhkan posisinya sebagai negara dengan sektor pariwisata terbaik di dunia menurut laporan terbaru Indeks Pengembangan Wisata dan Perjalanan (TTDI) yang dirilis September 2026. Dengan skor 5,27, negara ini mengungguli Amerika Serikat yang menempati posisi kedua dengan nilai 5,23, menandai pergeseran signifikan dalam dinamika pariwisata global pasca-pandemi. Kinerja ini menjadi bukti bahwa sektor perjalanan telah tidak hanya pulih, tetapi juga tumbuh secara signifikan di berbagai belahan dunia.
Pada 2025, Jepang mencatat rekor kedatangan 42,7 juta wisatawan asing, jumlah tertinggi dalam sejarah, sekaligus menunjukkan efektivitas kebijakan promosi destinasi alternatif di luar kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Hiroshima. Upaya pemerintah melalui Organisasi Pariwisata Nasional Jepang untuk menyebarkan kunjungan ke wilayah-wilayah kurang dikenal berhasil menyeimbangkan beban kunjungan dan memperkuat ekonomi lokal.
Pengeluaran wisatawan asing selama 2025 mencapai 9,5 triliun yen (setara Rp107,6 triliun), menunjukkan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi domestik. Faktor-faktor pendukung seperti kemudahan visa, kualitas akomodasi, serta keberadaan situs warisan dunia UNESCO menjadi pilar penting dalam penilaian indeks. Selain Jepang dan AS, Spanyol, Australia, Prancis, Jerman, Inggris, China, Swiss, dan Italia melengkapi sepuluh besar dengan skor di atas 4,90.
Peningkatan posisi Australia dari peringkat keenam ke keempat menunjukkan adaptasi cepat terhadap tren global, sementara negara-negara seperti Prancis dan Jerman mempertahankan keunggulan dalam konsistensi layanan dan keberagaman destinasi. Kinerja ini menunjukkan bahwa keberhasilan pariwisata bukan hanya soal keindahan alam, tetapi juga sistem yang mendukung mobilitas, keamanan, dan pengalaman pelancong secara holistik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

