Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jepang Serahkan Penentuan Tarif Wisatawan Asing ke Operator

Pemerintah Jepang menyerahkan kebijakan penetapan tarif wisatawan asing kepada operator pariwisata, termasuk transportasi dan tiket objek wisata, demi mengurangi tekanan di destinasi padat dan mendorong kunjungan ke daerah lain.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 23.10 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 34x dibuka
Jepang Serahkan Penentuan Tarif Wisatawan Asing ke Operator📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Otoritas pariwisata Jepang menegaskan bahwa keputusan penetapan tarif bagi wisatawan asing, termasuk biaya akomodasi, transportasi umum, dan tiket masuk objek wisata, akan ditentukan oleh pihak operator, bukan pemerintah secara langsung. Pernyataan ini disampaikan oleh Komisaris Badan Pariwisata Jepang, Norio Kimura, dalam kesempatan konferensi pers pada Selasa (13/10), menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ikut campur dalam penetapan harga tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menangani fenomena pariwisata berlebihan di kawasan populer seperti Tokyo dan Osaka. Dengan menyerahkan pengaturan tarif kepada operator, pemerintah berharap bisa mendorong distribusi kunjungan lebih merata ke wilayah-wilayah lain di Jepang, sekaligus mengurangi beban lingkungan dan infrastruktur di kota-kota utama.

Pada Maret sebelumnya, Badan Pariwisata Jepang telah menyatakan bahwa operator memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan tarif berbeda berdasarkan kelompok pengunjung, termasuk kenaikan harga bagi wisatawan asing dibanding lokal. Kebijakan ini diharapkan mampu menghimpun dana untuk pemeliharaan destinasi dan pengelolaan sumber daya pariwisata secara berkelanjutan.

Target jangka menengah yang ditetapkan dalam Rencana Dasar Promosi Pariwisata Mancanegara menyebutkan jumlah kunjungan wisatawan asing pada tahun 2030 mencapai 60 juta orang dengan total pengeluaran mencapai 15 triliun yen. Di samping itu, fokus juga diberikan pada peningkatan malam menginap wisatawan di daerah luar kota, dengan target mencapai 130 juta malam pada 2030 sebagai bagian dari upaya diversifikasi destinasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya