Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jirayut Umumkan Niat Nonton Final Indonesia vs Thailand

Penyanyi asal Thailand yang berkarya di Indonesia, Jirayut, menyatakan ingin menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand di GBK, disertai kelakar soal dukungan netral.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Jirayut Umumkan Niat Nonton Final Indonesia vs Thailand📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penyanyi dangdut asal Thailand, Jirayut, mengungkapkan keinginannya untuk menyaksikan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 secara langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin (5/10). Ia membagikan pernyataan tersebut melalui platform media sosial, menunjukkan antusiasme terhadap pertandingan yang mempertemukan timnas Indonesia dan Thailand. Dalam unggahannya, Jirayut menyampaikan niatnya dengan nada santai, sekaligus meminta agar tidak dimusuhi oleh pendukung kedua tim.

Ia menuliskan, “Final bola Indonesia vs Thailand mau nonton ah di GBK tapi jangan musuhin aku ya,” sebagai bentuk keakraban dan humor yang khas. Unggahan itu langsung memicu respons beragam dari netizen, yang menanggapi dengan candaan dan saran kreatif, seperti memakai jersey kombinasi kedua negara atau mengenakan baju dengan desain setengah Indonesia, setengah Thailand. Beberapa pengguna juga bercanda soal loyalitas, menekankan pentingnya mendukung secara netral agar tidak terlibat konflik emosional.

Jirayut, yang memiliki nama lengkap Afisan Jehdueramae, telah lama dikenal publik Indonesia sejak tampil dalam ajang pencarian bakat D'Academy Asia musim ke-4 pada 2018. Meski tak melaju hingga babak akhir, kehadirannya yang ceria dan jenaka membuatnya populer. Ia kemudian aktif dalam berbagai program hiburan dan dangdut di televisi, serta mulai meniti karier di dunia film. Ia debut sebagai pemeran utama dalam film *Cek Khodam* (2026), sebelum sebelumnya tampil sebagai cameo dalam film *Kang Mak from Pee Mak* (2024).

Kehadiran Jirayut sebagai penonton final menjadi simbol keterlibatan budaya lintas negara dalam arena olahraga. Dengan sikap terbuka dan humor yang mencairkan suasana, ia menunjukkan bahwa perhatian terhadap sepak bola bisa menjadi jembatan komunikasi yang menyenangkan, tanpa harus memilih pihak. Harapannya, dukungan netral tetap bisa ditegakkan meski dalam suasana kompetisi yang panas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya