Jonan Dorong Kerja Sama Tiga Negara Atasi Karhutla
Wantimpres Ignasius Jonan mendorong kolaborasi Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam penanganan karhutla melalui kerangka hukum ASEAN yang telah ada.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ignasius Jonan, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, menegaskan perlunya pendekatan bersama antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lahan. Ia menyayangkan kritik terbuka yang dilontarkan negara-negara tetangga, terutama dalam kondisi darurat, sementara kerangka kerja sama sudah tersedia secara regional. Menurutnya, upaya penanganan harus dilakukan secara kolektif, bukan sekadar menghakimi.
Jonan menyoroti keberlakuan ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution yang telah ditandatangani oleh 10 negara anggota pada 2002 di Kuala Lumpur dan berlaku sejak 2003. Perjanjian ini telah diratifikasi di Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2014, menunjukkan komitmen hukum yang kuat atas isu lintas batas. Ia menekankan bahwa selama kerangka hukum ini berlaku, tidak perlu lagi menunggu momen krisis untuk mengungkapkan kritik.
Ia menyarankan ketiga negara harus membangun kapasitas bersama, termasuk dalam hal peralatan, teknologi, dan sumber daya manusia yang memadai. Posisi geografis ketiga negara yang saling berdekatan—dengan Singapura dikelilingi oleh wilayah Indonesia dan Malaysia—menjadi alasan kuat untuk koordinasi lintas negara. Jonan menekankan bahwa perubahan posisi geografis tidak mungkin dilakukan, sehingga solusi harus dibangun secara kolektif.
Menurut Jonan, jika ditemukan indikasi kesengajaan dalam kebakaran, penegakan hukum harus dilakukan secara bersama. Ia menegaskan bahwa sanksi harus diberlakukan secara adil dan efektif, bukan hanya melalui kritik publik. Ia juga menyebut bahwa sejumlah perusahaan yang terlibat karhutla memiliki kaitan dengan entitas di Singapura atau Malaysia, termasuk melalui struktur kepemilikan melalui family office atau perusahaan listing.
Dengan demikian, Jonan menekankan bahwa solusi terbaik bukanlah saling menyalahkan, melainkan memperkuat kerja sama dalam penanganan dan pencegahan karhutla. Ia menutup pesan dengan menyatakan bahwa bencana ekologis seperti ini tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi dapat diminimalisir jika semua pihak berkomitmen untuk bekerja sama tanpa saling menghina atau mengkritik secara emosional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

