Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kadis Kominfo Kendari Soroti Sinergi Jaga Keteraturan Frekuensi

Dalam peringatan HUT Postel, Kadis Kominfo Kendari tekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk menjaga keamanan dan ketertiban penggunaan frekuensi radio.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Peringatan Hari Ulang Tahun Postel di Kendari menjadi momen penting untuk menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keteraturan spektrum frekuensi radio. Kegiatan yang dihadiri sejumlah instansi terkait ini menjadi wadah evaluasi dan perkuatan sinergi antarlembaga dalam pengawasan penggunaan gelombang frekuensi. Kadis Kominfo Kendari menekankan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mencegah gangguan siaran dan memastikan kualitas layanan komunikasi tetap terjaga.

Dalam paparannya, pejabat senior tersebut menyampaikan bahwa frekuensi radio merupakan sumber daya vital yang perlu dikelola secara profesional dan akuntabel. Ia menyoroti ancaman yang muncul dari penggunaan frekuensi tanpa izin atau praktik penyadapan yang dapat mengganggu operasional layanan publik. Oleh sebab itu, penguatan peran pengawas dan penegak hukum dalam bidang telekomunikasi harus terus ditingkatkan, terutama di wilayah terpencil seperti Sulawesi Tenggara.

Kadis Kominfo juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program pemerataan akses komunikasi melalui sinergi dengan pihak penyedia layanan. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memastikan bahwa setiap wilayah, termasuk daerah terluar, mendapatkan layanan komunikasi yang andal dan teratur. Ia menegaskan bahwa ketertiban frekuensi bukan hanya soal teknis, tetapi juga aspek keamanan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan penggunaan frekuensi. Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan ekosistem komunikasi yang sehat, bebas dari gangguan, dan berkelanjutan. Tujuan akhirnya adalah menjamin keberlangsungan layanan publik serta mendukung pertumbuhan digital di wilayah Sulawesi Tenggara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya