Kapal Mewah Kim Jong Un Terdeteksi di Perairan Wonsan
Citra satelit mengungkap keberadaan kapal mewah sepanjang 80 meter dengan kolam renang 50 meter di dekat Wonsan, Korea Utara, yang diduga milik pemimpin negara tersebut.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah kapal mewah berukuran 80 meter telah terdeteksi mengapung di perairan lepas pantai Wonsan sejak awal Juli, menurut hasil analisis citra satelit yang dikaji oleh sejumlah lembaga pemantauan. Lokasi tersebut memiliki kaitan erat dengan keluarga pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, yang pernah menghabiskan masa kecilnya di kota pesisir ini bersama ibunya. Daerah tersebut juga kerap dikaitkan dengan keberadaan keluarga pemimpin sejak masa pemerintahan ayahnya, Kim Jong Il.
Dalam citra satelit yang dianalisis, kapal tersebut menampilkan fasilitas rekreasi canggih, termasuk kolam renang berukuran 50 meter yang membentang di sepanjang dek utama, dilengkapi dengan beberapa seluncuran air di salah satu ujungnya. Meski belum ada informasi pasti mengenai nilai kapal tersebut, diperkirakan harganya berkisar antara puluhan juta hingga lebih dari 100 juta dolar AS, setara dengan lebih dari 1,8 triliun rupiah.
Sejumlah kapal besar lain juga terlihat berdekatan dengan lokasi tersebut, yang diyakini digunakan oleh keluarga Kim untuk keperluan pribadi. Kegiatan penggunaan kapal ini diduga hanya terbatas pada kalangan tertentu di puncak rezim, mengingat akses terhadap aset sejenis sangat terbatas bagi warga biasa. Mantan pejabat Korea Utara yang telah melarikan diri, Ri Jong Ho, menyatakan bahwa kapal-kapal tersebut biasanya disimpan di galangan kapal selama musim dingin, lalu dipindahkan ke lokasi rekreasi seperti Semenanjung Kalma saat musim panas tiba.
Penggunaan kapal untuk aktivitas rekreasi seperti berenang dan bersantai di vila pribadi menjadi bagian dari kehidupan elit yang sulit diakses oleh publik umum. Meskipun ekonomi Korea Utara tetap menjadi teka-teki karena keterbatasan akses data, perkiraan dari PBB menyebut negara ini termasuk salah satu yang paling miskin di dunia, meski alokasi anggaran militer tetap sangat besar. Keberadaan kapal mewah ini menjadi bukti visual dari ketimpangan sosial yang mendalam di dalam negara tertutup tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

