Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kapolri Tekankan Sinergi TNI-Polri Hadapi Ancaman Keamanan Baru

Kapolri baru memperkuat kerja sama TNI-Polri dalam menangani tambang ilegal, narkotika cair via vape, dan ancaman siber dengan tekad tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 26x dibuka
Kapolri Tekankan Sinergi TNI-Polri Hadapi Ancaman Keamanan Baru📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menggelar pertemuan strategis dengan Panglima TNI dan kepala staf angkatan di Mabes TNI, Cilangkap, sebagai langkah awal penguatan sinergi institusi setelah dilantik oleh Presiden. Kunjungan ini menjadi pertemuan resmi pertama pascajabatan, menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas nasional melalui kolaborasi lintas institusi. Dalam kesempatan itu, Suyudi menekankan urgensi penanganan kasus-kasus krusial yang terus berkembang, termasuk aktivitas penambangan tanpa izin dan peredaran narkoba dengan modus baru.

Ia menyampaikan keprihatinan atas munculnya tren penggunaan rokok elektrik atau vape sebagai sarana menyelundupkan narkotika cair, yang memerlukan pendekatan adaptif dan pencegahan lebih dini. Suyudi menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu, bahkan terhadap pihak-pihak yang turut mendukung atau membekingi kejahatan. Dalam konteks itu, pembentukan Satgas Terpadu TNI-Polri menjadi langkah konkret untuk menindak pelaku tambang ilegal, sekaligus melindungi aset alam negara dari eksploitasi ilegal.

Selain itu, Kapolri menyoroti tindak pidana premanisme dan pemalakan yang merusak iklim ekonomi dan meresahkan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pemberantasan praktik tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan aman dan kondusif bagi kehidupan berbangsa. Di ranah digital, Suyudi menyoroti meningkatnya ancaman serangan siber dan penyalahgunaan identitas, yang membutuhkan sistem identitas digital terverifikasi serta penguatan kapasitas keamanan siber secara menyeluruh.

Dalam penutupnya, Suyudi menegaskan bahwa TNI dan Polri bukan hanya mitra kerja, tetapi bagian dari keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan NKRI. Soliditas dan koordinasi yang kuat, baik di tingkat pusat maupun daerah, menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah pejabat utama TNI dan Polri, termasuk Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Udara, dan pejabat utama Mabes TNI serta Mabes Polri.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya