Kasus Pertama Shamonda pada Manusia di Prancis, Pasien Meninggal
Prancis melaporkan kasus pertama infeksi virus Shamonda pada manusia yang berujung pada kematian pasien berusia 60-an tahun, diduga akibat gigitan agas di wilayah timur negara itu.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 17.35 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Prancis mengonfirmasi adanya kasus pertama infeksi virus Shamonda pada manusia, yang berakhir dengan kematian seorang pasien laki-laki berusia 60-an tahun. Pasien dirawat di rumah sakit Lyon karena kondisi kesehatan parah yang tidak terkait langsung dengan infeksi virus, namun hasil pemeriksaan menunjukkan kaitan dengan virus yang sebelumnya hanya diketahui menyerang hewan. Kematian ini menjadi peristiwa langka dalam sejarah virologi global, karena virus ini belum pernah terdeteksi pada manusia sebelumnya.
Menurut otoritas kesehatan setempat, penularan diduga berasal dari gigitan agas — serangga kecil berwarna abu-abu — yang membawa virus di wilayah timur Prancis. Penyebaran virus telah tercatat di antara hewan ternak sejak musim panas tahun ini, terutama pada sapi, domba, kambing, kuda, dan alpaka. Meski demikian, belum ada bukti penularan antarmanusia atau dari sapi ke manusia hingga saat ini.
Kepala Direktorat Kesehatan Prancis, Gregory Emery, menegaskan bahwa kasus ini merupakan kejadian luar biasa yang terkait dengan kekebalan tubuh pasien yang sangat rendah. Ia menekankan bahwa tidak ada ancaman kesehatan masyarakat secara luas, serta tidak ada kebutuhan untuk pemberian peringatan atau respons darurat. Penyelidikan masih berlangsung untuk memahami mekanisme penularan dari serangga ke manusia.
Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pertanian Prancis menyatakan secara bersama bahwa tidak ada risiko signifikan bagi populasi umum. Virus Shamonda, yang pertama kali ditemukan di Nigeria pada pertengahan 1960-an, sebelumnya hanya diketahui menyerang hewan di Afrika dan Asia. Sejak Juli 2026, virus ini telah terdeteksi di 14 negara Eropa Barat, termasuk Prancis, dengan fokus utama pada peternakan sapi. Hingga kini, belum ada vaksin komersial yang tersedia untuk melindungi terhadap infeksi ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026

Larangan HP di Kelas Dorong Fokus dan Peningkatan Prestasi
Studi besar di India menunjukkan pelarangan penggunaan ponsel selama kelas meningkatkan fokus belajar dan hasil akademik mahasiswa, terutama bagi yang awalnya berprestasi rendah.
24 Oktober 2026

TBLA Bantah Kaitan dengan Kebakaran Lahan Melalui PML
TBLA menegaskan tidak memiliki keterlibatan dalam pengelolaan lahan atau kegiatan usaha PML, meski terdapat hubungan transaksi suku cadang dan kesamaan pemegang saham.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

