Kecelakaan di Jalan Rasuna Said Tewaskan Satu Orang
Satu orang meninggal dunia dan lima lainnya luka dalam kecelakaan beruntun antara Mobilio dan pikap di dekat Kedubes Malaysia, Jakarta Selatan, Kamis dini hari.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Peristiwa kecelakaan yang menyebabkan satu korban tewas terjadi pada Kamis dini hari, 23 Oktober 2026, sekitar pukul 01.10 WIB di Jalan H. R. Rasuna Said, kawasan dekat Kedutaan Besar Malaysia, Jakarta Selatan. Kecelakaan melibatkan dua kendaraan, yakni Honda Mobilio bernomor polisi NRKB B-2607-UFL dan Isuzu Pikap dengan nomor polisi NRKB B-9766-FM. Satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara lima lainnya mengalami cedera dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut keterangan dari Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, kecelakaan bermula saat mobil Mobilio yang dikemudikan pria berinisial KMS melaju dari arah utara. Mobil tersebut membawa dua penumpang, masing-masing berinisial F dan SA. Dalam perjalanan, diduga karena kurang hati-hati dan terganggu konsentrasi, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang pikap yang sedang melaju di depannya. Tabrakan beruntun ini menyebabkan pikap terguling dan menimbulkan dampak serius pada penumpang dan pengemudi.
Penyebab utama kecelakaan diperkirakan akibat kelalaian pengemudi Mobilio dalam menjaga jarak aman dan mengurangi konsentrasi saat berkendara. Kharisma menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan faktor-faktor lain yang turut berkontribusi, termasuk kondisi jalan dan cuaca saat kejadian. Hasil uji etanol dan narkoba terhadap pengemudi Mobilio juga sedang diproses untuk menentukan apakah ada pengaruh zat terlarang terhadap kemampuan mengemudi.
Saat ini, penyidik lalu lintas telah mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti dan sedang melakukan olah tempat kejadian perkara secara mendalam. Polisi juga meminta saksi-saksi yang sempat melihat kejadian untuk segera melapor demi mempercepat proses penyelidikan. Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu menjaga konsentrasi dan menjaga jarak aman saat berkendara, terutama di area padat seperti dekat fasilitas diplomatik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mobil Listrik Tabrak Empat Kendaraan, Ojol Alami Patah Kaki di Jakarta Selatan
Sebuah mobil listrik BYD Atto 1 menabrak empat kendaraan dan melindas pengemudi ojol di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, menyebabkan korban mengalami patah kaki dan luka-luka.
24 Oktober 2026
Mobil BYD Tabrak Beruntun, Ojol Alami Patah Kaki di Jaksel
Kecelakaan beruntun melibatkan mobil BYD di Jakarta Selatan menyebabkan seorang ojek online mengalami patah kaki dan dirawat di rumah sakit.
24 Oktober 2026

Motor Boros? Ini 9 Penyebab Utama yang Harus Diperiksa
Konsumsi bensin meningkat tanpa alasan jelas bisa disebabkan oleh faktor teknis maupun perilaku berkendara, perlu pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan akar masalahnya.
24 Oktober 2026

9 Penyebab Motor Injeksi Mati Saat Berhenti
Gangguan pada sistem injeksi dapat membuat motor mati mendadak saat berhenti, terutama di lampu merah atau kemacetan, disebabkan oleh kerusakan komponen atau kebocoran sistem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

