Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Keluarga Tak Setuju Hartnett Bintangi Verity, Reaksi Anak 12 Tahun Bikin Terkejut

Anak baptis Josh Hartnett menolak keras saat tahu sang aktor main di Verity karena dinilai terlalu tua untuk peran Jeremy, sementara Anne Hathaway dan tim lain mengaku kaget dengan respons keluarga terhadap isi film yang eksplisit.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Keluarga Tak Setuju Hartnett Bintangi Verity, Reaksi Anak 12 Tahun Bikin Terkejut📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Josh Hartnett mengungkapkan ketidaksepakatan dari lingkaran keluarganya saat mengetahui dirinya dipilih memerankan Jeremy Crawford dalam adaptasi film Verity. Salah satu respons paling mencolok datang dari anak baptisnya yang berusia 12 tahun, yang secara tegas menyatakan ketidaknyamanan karena menganggap usia Hartnett sudah terlalu tua untuk memerankan karakter idaman para pembaca novel. Ungkapan tersebut, menurut Hartnett, langsung menggambarkan ketidakcocokan antara ekspektasi audiens dan kenyataan usia sang aktor.

Ketika menirukan komentar sang anak, Hartnett menggambarkan reaksi itu dengan nada tertawa kecil, menyadari bahwa penolakan itu justru mencerminkan keaslian emosional yang tak terduga. Ia menyadari bahwa novel Verity, yang penuh dengan dinamika pernikahan gelap dan adegan seksual intens, bukan konten yang cocok untuk remaja. Namun, kejutan datang bukan hanya dari anak, tetapi juga dari keluarga pemain lain, termasuk ayah Anne Hathaway yang langsung berhenti mendengarkan versi audiobook karena terkejut dengan isi cerita.

Hathaway sendiri mengakui kejadian itu dengan santai, bahkan menyambut reaksi keluarganya sebagai bentuk keaslian yang tak terduga. Ia mengungkapkan bahwa ia secara langsung menyarankan orang tuanya untuk tidak hadir di pemutaran perdana film, mengingat pengalaman sebelumnya saat film The Idea of You sempat membuat keluarganya merasa tidak nyaman. Meski demikian, ia tetap menghargai respons tersebut sebagai bagian dari proses kreatif yang penuh tekanan dan harapan publik.

Dakota Johnson, yang memerankan Lowen, menyebut antusiasme rekan-rekannya terhadap adaptasi ini sangat tinggi, meski sang ibu, Melanie Griffith, kemungkinan belum membaca novelnya. Bagi seluruh tim, keterlibatan dalam Verity bukan hanya proyek film, tetapi pengalaman emosional yang menantang, terutama ketika harus menghadapi respons langsung dari publik, mulai dari sapaan penggemar hingga permintaan foto dari petugas apotek yang terpikat oleh cerita.

Verity resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 30 September, menandai debut film yang tidak hanya menantang batas konten, tetapi juga menguji dinamika antara karya seni, keluarga, dan persepsi publik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya