Kemenko Hilirisasi Siap Sinkronisasi Kebijakan Sektor Strategis
Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, konfirmasi struktur kementerian di bawahnya dan tegaskan efisiensi anggaran tanpa tambahan biaya negara.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa proses penyusunan struktur lembaga di bawah koordinasinya masih dalam tahap konsolidasi. Namun, ia memastikan dua kementerian utama yang pasti berada di bawah naungannya adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Kedua institusi ini menjadi fondasi utama dalam menjalankan visi transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam.
Bahlil menambahkan bahwa dua kementerian lain yang berpotensi masuk dalam lingkup koordinasi adalah Kementerian Perindustrian. Alasannya, karena hilirisasi tidak hanya soal ekspor bahan mentah, tetapi juga memperkuat rantai industri dalam negeri. Dengan demikian, integrasi antar sektor menjadi kunci untuk mewujudkan nilai tambah dan kemandirian energi nasional.
Dalam hal anggaran, Bahlil menegaskan bahwa operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi sepenuhnya menggunakan alokasi dari Kementerian ESDM. Tidak ada anggaran tambahan atau DIPA baru yang dibentuk. Semua fungsi administrasi dan koordinasi dijalankan melalui mekanisme yang sudah ada, termasuk pengelolaan gaji dan dana operasional yang tetap disatukan dalam satu struktur keuangan.
Ia juga menekankan komitmen transparansi dan penghematan. Gaji menteri yang menjabat sekaligus sebagai Menko ESDM hanya dibayar sekali, meskipun ada dua peraturan presiden yang mengatur posisinya. Seluruh pendapatan dan dana operasional yang diterima selalu disisihkan untuk kegiatan sosial, khususnya bagi keluarga dan masyarakat yang membutuhkan.
Tujuan utama Kemenko Hilirisasi adalah mempercepat program hilirisasi dengan menyelaraskan kebijakan antar kementerian. Fokusnya mencakup sinergi antara ESDM, Investasi, Perindustrian, dan institusi terkait lainnya. Dengan koordinasi yang lebih terpadu, diharapkan target transformasi energi dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam dapat dicapai secara efisien dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Siap Jadi Pusat Hilirisasi Mineral untuk Dukung AI Global
Indonesia berpotensi memperkuat posisi dalam rantai nilai teknologi global melalui hilirisasi nikel dan tembaga yang mendukung pengembangan infrastruktur AI secara berkelanjutan.
8 Oktober 2026

Air Mineral dan Demineral: Pemahaman Benar untuk Kesehatan yang Tepat
Perbedaan kandungan mineral antara air mineral dan demineral memengaruhi manfaatnya bagi tubuh, terutama bagi penderita gangguan ginjal yang memerlukan penyesuaian asupan elektrolit.
8 Oktober 2026

Lelang Bijih Bauksit Hasilkan PNBP Rp108,8 Miliar
Pemerintah berhasil mengumpulkan pendapatan negara bukan pajak sebesar Rp108,8 miliar dari lelang bijih bauksit sebanyak 401.814 metrik ton.
8 Oktober 2026

Bahlil Ungkap Struktur Kemenko Hilirisasi, ESDM dan Investasi Jadi Inti
Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyatakan Kementerian ESDM dan Kementerian Investasi serta Hilirisasi akan berada di bawah koordinasinya, dengan kemungkinan tambahan Kementerian Perindustrian.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pemerintah DKI Percepat Proses Sertifikasi Tanah dalam 10 Hari
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA

NasDem Periksa Dugaan Usul Pemakzulan Gibran
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA
Pemblokiran Situs Judi Online Dapat Dukungan dari Pengguna
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA

Prancis Rilis 10 Juta Barel Solar dari Cadangan untuk Stabilkan Harga BBM
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.21 WITA

Penyaluran KUR dan UMi di Sultra Tembus Rp3,77 Triliun hingga September 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.20 WITA

Norwegia Ajukan Bantuan AS Selidiki Mantan Sekjen Majelis Eropa
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.20 WITA

Kapolda dan Wakapolda Metro Ucapkan Terima Kasih dan Permohonan Maaf Sebelum Mutasi
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.19 WITA

Polrestro Jakut Musnahkan Obat Ilegal Senilai Rp15 Miliar
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.19 WITA

