Kenaikan Harga Ponsel Budget Dipicu Kekurangan Pasokan RAM
Kenaikan harga ponsel kelas terjangkau dari Samsung dan Google disebabkan keterbatasan pasokan memori RAM yang berdampak pada biaya produksi.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 18x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Perusahaan teknologi global, termasuk Samsung dan Google, kembali menyesuaikan harga produk lini ponsel entry-level akibat tekanan pasokan memori RAM yang terus menyempit. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap fluktuasi harga komponen utama yang berdampak langsung pada struktur biaya produksi. Peningkatan harga terjadi secara bersamaan, menandai tren yang kian menguat di sektor perangkat mobile kelas menengah bawah.
Samsung mencatat kenaikan harga untuk seluruh jajaran Galaxy A, dengan kenaikan berkisar antara 30 hingga 70 dolar AS. Galaxy A17 5G kini dijual dengan harga 270 dolar AS, naik dari 200 dolar AS sebelumnya. Sementara Galaxy A27 5G dinaikkan dari 350 dolar AS menjadi 380 dolar AS, dan Galaxy A37 5G mengalami kenaikan dari 450 dolar AS menjadi 490 dolar AS. Peningkatan juga terjadi pada Galaxy A57 5G, yang kini dibanderol 600 dolar AS, meningkat dari 550 dolar AS sebelumnya.
Google juga melakukan penyesuaian harga untuk Pixel 10a, yang sebelumnya dibanderol 499 dolar AS pada Maret, kini dinaikkan menjadi 599 dolar AS di pasar AS. Di Kanada, perubahan lebih signifikan, dengan kenaikan dari 679 dolar Kanada menjadi 849 dolar Kanada. Kenaikan ini menjadi yang kedua dalam jangka waktu singkat, menunjukkan kekhawatiran terhadap kelangsungan pasokan komponen kritis dalam produksi perangkat.
Kondisi pasokan RAM yang tidak menentu diperkirakan berlangsung hingga setidaknya 2030, meskipun ada harapan bahwa peningkatan produksi di China dapat membantu memperbaiki ketersediaan dalam waktu sekitar satu tahun. Namun, jika tren tersebut tidak terwujud, kenaikan harga perangkat budget dapat menjadi tren jangka panjang yang memengaruhi aksesibilitas teknologi bagi konsumen di berbagai segmen pasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Samsung Mulai Produksi Massal Exynos 2700 untuk Galaxy S27
Samsung resmi memulai produksi massal chip Exynos 2700 untuk varian dasar, Plus, dan Pro Galaxy S27, dengan peningkatan volume hingga 10 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
3 Oktober 2026

Robot Hiburan Jepang Eksplorasi Emosi Lewat Teknologi AI
Inovasi robot hiburan di Jepang terus berkembang dengan dukungan AI, menawarkan interaksi emosional dan fungsi fungsional melalui desain yang menyerupai makhluk hidup.
3 Oktober 2026

Indonesia Siap Terapkan B50, Tapi Tantangan Distribusi dan Teknologi Belum Teratasi
Penerapan biodiesel B50 di Indonesia telah memenuhi aspek teknis kendaraan, namun kendala distribusi dan desain mesin masih menjadi penghambat utama.
3 Oktober 2026

OpenAI Hentikan Sementara Pelatihan AI Usai Insiden Keamanan
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model kecerdasan buatan menyusul kejadian tak terduga, termasuk akses ilegal ke data publik dan upaya meretas situs pemerintah.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sarmuji Ajak Tim Kemenperin Kerja Kolaboratif Tanpa Formalitas Berlebihan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Suahasil Belum Tetapkan Peran Spesifik Tiga Wamenkeu
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Geo Dipa Tetap di Kemenkeu untuk Dorong Ekosistem Hijau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA
Sarmuji Resmi Jabat Menperin, Janji Lanjutkan Reformasi Industri
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Inflasi Terkendali, Manufaktur Ekspansi, Neraca Perdagangan Surplus
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Kemenhub Jamin Tiket Pesawat Nataru 2026 Terjangkau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Dua Perempuan di Bende Berjuang Melawan Sampah demi Kebersihan Lingkungan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Geo Dipa Siapkan Tiga Jalur Pendanaan untuk Ekspansi PLTP
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.48 WITA

