Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Keributan di Tambang Nikel Askom Matarape, Warga Hentikan Operasional Alat Berat

Sejumlah warga di Konawe Utara menghentikan aktivitas alat berat PT Askom Matarape, memaksa operator turun dan mematikan mesin, menyusul ketegangan yang melibatkan polisi dan Brimob.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Keributan di Tambang Nikel Askom Matarape, Warga Hentikan Operasional Alat Berat📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Kerusuhan terjadi di kawasan operasional tambang nikel PT Askom Matarape, Kabupaten Konawe Utara, pada Kamis (2/10), menyusul aksi sekelompok warga yang mengepung sebuah alat berat jenis wheel loader warna kuning. Aktivitas penambangan terhenti saat operator yang berada di atas kendaraan ditegur keras oleh massa, yang menuntut segera turun dari kabin dan mematikan mesin alat berat.

Dalam rekaman video yang tersebar, terlihat seorang pria berbaju loreng merah putih berada di atas alat berat sambil dikepung sejumlah warga. Teriakan keras menghentikan aktivitas terus bergema, termasuk perintah untuk "matikan mesin" dan "cabut kunci". Beberapa warga bahkan mendekati alat berat dan menarik operator, sementara lainnya menunjuk ke arah kabin, menciptakan suasana tegang yang mendekati bentrok fisik.

Kepolisian setempat segera menanggapi situasi dengan menerjunkan personel lengkap berhelm putih dan sepatu boot kuning, disertai pasukan Brimob bersenjata. Mereka ditempatkan di lokasi untuk mengamankan area, menjaga jarak antara massa dan pihak perusahaan, serta mencegah eskalasi kekerasan. Upaya tenang dilakukan oleh petugas untuk menenangkan kerumunan, meski ketegangan tetap terasa tinggi hingga akhir rekaman.

Hingga saat ini, penyebab pasti keributan belum diungkap secara resmi. Namun, informasi awal menyebutkan bahwa insiden ini diduga berasal dari sengketa lahan atau tuntutan masyarakat sekitar tambang. Pihak manajemen perusahaan dan Polres Konawe Utara belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Penjagaan tetap dilakukan oleh aparat keamanan di lokasi untuk mencegah kejadian serupa terulang. Situasi tetap dipantau ketat guna menjaga ketertiban dan keselamatan bersama di kawasan operasional tambang nikel yang menjadi sorotan publik akibat dinamika sosial dan ekonomi yang kompleks.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya