Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kilang Balikpapan Siap Beroperasi, Stok BBM Nasional Terjaga

Kilang Balikpapan telah mencapai tahap akhir dengan progres 99%, sementara stok BBM nasional tetap aman hingga puluhan hari, mendukung stabilitas energi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 15.38 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
Kilang Balikpapan Siap Beroperasi, Stok BBM Nasional Terjaga📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kilang Balikpapan kini berada di ambang operasional penuh setelah menyelesaikan 99% dari total proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa tahap akhir hanya menyisakan penyesuaian teknis dan pengujian peralatan baru sebelum masuk ke fase commissioning. Ia menekankan bahwa meski masih ada detail kecil yang perlu disempurnakan, seluruh sistem telah siap mendukung pengoperasian optimal kilang dalam waktu dekat.

Stok bahan bakar minyak (BBM) di tingkat nasional tetap dalam kondisi aman, bahkan melebihi ambang batas minimum yang ditetapkan. Pertalite tersedia hingga 16 hingga 18 hari, sedangkan BBM nonsubsidi seperti RON 92, 95, dan 98 dipastikan cukup untuk lebih dari 20 hari. Solar juga tidak mengalami keterbatasan, karena kebutuhan domestik telah terpenuhi tanpa perlu impor, termasuk di wilayah Kalimantan yang memiliki distribusi yang seimbang dengan rata-rata nasional.

Upaya pengawasan distribusi BBM terus diperkuat, khususnya untuk memastikan subsidi tepat sasaran. Bahlil meminta Pertamina memperbaiki efisiensi logistik dan memperketat pengawasan bersama pemerintah daerah serta aparat keamanan seperti TNI dan Polri guna mencegah praktik penimbunan. Kendala fisik seperti pendangkalan Sungai Kapuas di Kalimantan Barat akibat fenomena El Niño sempat mengganggu jalur laut, namun solusi cepat berupa penggunaan kapal sebagai tempat penyimpanan terapung (floating storage) berhasil mengatasi gangguan tersebut.

Dalam jangka panjang, RDMP Balikpapan menjadi kunci dalam menurunkan ketergantungan impor BBM. Dengan nilai investasi mencapai 7,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp126 triliun, proyek ini menjadi salah satu investasi terbesar BUMN di satu lokasi. Setelah beroperasi penuh, kilang ini diperkirakan dapat memenuhi 22 hingga 25 persen kebutuhan BBM nasional, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan energi nasional yang lebih kuat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya