Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KNMP Usulkan Dua Lokasi di Tomia dan Wakatobi

Dua wilayah di Sulawesi Tenggara, Tomia dan Wakatobi, diusulkan sebagai lokasi penempatan Kawasan Nasional Maritim Prioritas (KNMP) untuk mendukung pengelolaan laut berkelanjutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kembali mengusulkan dua lokasi strategis di wilayah kepulauan untuk menjadi Kawasan Nasional Maritim Prioritas (KNMP). Dua daerah yang dimaksud adalah Pulau Tomia dan Kabupaten Wakatobi, yang dinilai memiliki potensi ekosistem laut dan sumber daya alam yang krusial bagi keberlanjutan ekonomi maritim nasional. Usulan ini muncul sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendorong perlindungan dan pemanfaatan laut secara berkelanjutan.

Ketua Tim Koordinasi Pengembangan KNMP di Sulawesi Tenggara menyatakan bahwa kedua lokasi tersebut telah melalui kajian teknis mendalam, termasuk aspek keanekaragaman hayati, potensi konservasi, serta aksesibilitas bagi pengelolaan kawasan. Keberadaan KNMP di dua wilayah tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi biru, sekaligus menopang ketahanan pangan dan energi laut.

Dalam proses pengusulan, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi intensif dengan instansi terkait di tingkat nasional. Pemetaan kawasan, kajian lingkungan, dan sosialisasi kepada masyarakat setempat telah dilakukan secara menyeluruh. Tujuan utama dari usulan ini adalah memastikan bahwa pengelolaan sumber daya laut dilakukan secara terpadu, berkelanjutan, dan berbasis pada kearifan lokal.

Pengusulan KNMP di Tomia dan Wakatobi juga diharapkan dapat memperkuat peran Sulawesi Tenggara sebagai salah satu poros maritim utama di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur dan kebijakan yang tepat, kawasan tersebut dapat menjadi model pengelolaan laut yang berkelanjutan, menopang kesejahteraan nelayan, dan menjadi destinasi konservasi prioritas nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya