Koin Anglo-Saxon Usia 1.000 Tahun Ditemukan di Shetland
Penemuan koin perak langka berusia lebih dari seribu tahun di Kepulauan Shetland mengungkap konektivitas sejarah dengan Kerajaan Anglo-Saxon di Inggris.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah koin perak kuno yang berusia lebih dari seribu tahun berhasil ditemukan di wilayah pesisir Nesting, Kepulauan Shetland, saat tim arkeolog melakukan ekskavasi untuk melindungi struktur prasejarah dari kerusakan akibat erosi pantai. Meskipun permukaannya tertutup lapisan patina hijau kecokelatan, ukiran wajah raja Inggris legendaris Ethelred the Unready masih terbaca dengan jelas, menandai nilai historis yang tinggi bagi temuan tersebut.
Berdasarkan analisis konservasi dan konteks arkeologis, koin tersebut diperkirakan diterbitkan antara tahun 991 hingga 997 Masehi, masa pemerintahan Raja Ethelred II yang memimpin Inggris dari 978 hingga 1013 Masehi. Sang raja dikenal karena kegagalan berulang dalam menahan serangan bangsa Viking, termasuk saat digulingkan oleh Swein Forkbeard dari Denmark sebelum akhirnya kembali memimpin hingga wafat pada 1016 Masehi.
Penemuan ini dinilai sangat langka karena menjadi lokasi paling utara di Skotlandia yang pernah mencatat adanya koin Anglo-Saxon. Elinor Graham dari University of Aberdeen menyatakan bahwa ketajaman ukiran huruf dan wajah raja menunjukkan kondisi benda yang sangat terjaga, sekaligus menandakan keunikan arkeologis yang signifikan. Ia menyebut temuan ini sebagai bukti adanya jaringan perdagangan kuno yang menghubungkan wilayah utara dengan kerajaan Anglo-Saxon di Inggris.
Namun, para peneliti juga tidak menutup kemungkinan bahwa koin tersebut merupakan hasil rampasan militer dari tentara Norse. Meski begitu, eksistensi artefak ini menegaskan bahwa Kepulauan Shetland pada masa lampau bukan hanya terisolasi, melainkan bagian dari jaringan peradaban yang lebih luas. Saat ini, koin tersebut sedang dalam proses penilaian oleh Scotland's Treasure Trove Unit untuk menentukan status kepemilikan sebelum disimpan dan dipamerkan di Shetland Museum and Archives.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Trump Dorong Perjanjian Energi dengan Rusia, Zelensky Soroti Kontradiksi
Presiden AS Donald Trump mengusulkan pergantian pemimpin Ukraina demi kesepakatan damai, sementara Zelensky mengecam langkah tersebut sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan Ukraina.
11 Oktober 2026

Istanbul Raih Gelar Bandara Terbaik Dunia 2026
Bandara Istanbul dinobatkan sebagai yang terbaik dunia tahun 2026 berdasarkan survei pembaca majalah perjalanan global, mengungguli Changi Singapura dengan skor tertinggi.
11 Oktober 2026

Edinburgh Jadi Kota Paling Angker di Eropa untuk Perayaan Halloween
Studi terbaru menempatkan Edinburgh sebagai kota paling menyeramkan di Eropa berdasarkan kriteria arsitektur, tur hantu, permintaan wisatawan, dan waktu senja Halloween.
11 Oktober 2026

Tiran Nusantara Grup dan Conch Tanda Tangani Kerja Sama Rp10 Triliun
Kerja sama strategis antara Tiran Nusantara Grup dan Conch Investment Holdings disepakati di Tiongkok dengan investasi awal Rp10 triliun untuk sektor manufaktur dan energi hijau.
11 Oktober 2026
Berita Lainnya

Trump Jamin Tak Serang Iran Sebelum Pemilu AS
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.28 WITA

Penembakan Petugas Imigrasi AS Tewaskan Warga di New York
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.28 WITA

Nopek Novian Bantah Terlibat dalam Skema Emas Rp25 Miliar
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA
Hasyim Asyari Bantah Klaim Doli Soal Tak Bahas PKPU 19/2023
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA

Hasyim Asyari Bantah Isu Penyelundupan Syarat Pendidikan dalam PKPU
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA

Prabowo Sambut El-Sisi di Halim, Antar Kepulangan dengan Hormat
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA

Mutasi Jabatan Tinggi Polri Dalam Rangka Penguatan Organisasi
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.20 WITA

Tuntutan Maksimal untuk Febrie Adriansyah Jadi Ujian Kredibilitas Kejagung
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.20 WITA

