Kolaborasi dengan Lovepink Perkuat Layanan Kanker Payudara di Mayapada Hospital
Mayapada Hospital Jakarta Selatan perkuat penanganan kanker payudara melalui kerja sama dengan komunitas penyintas, Lovepink, dengan pendekatan terpadu mulai dari deteksi hingga pemantauan pasca-terapi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 21.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Mayapada Hospital Jakarta Selatan meluncurkan pendekatan terintegrasi dalam penanganan kanker payudara dengan melibatkan komunitas penyintas dan pejuang kanker, Lovepink. Kolaborasi ini mencakup edukasi dini, pendampingan emosional, serta pemantauan pasca-pengobatan, menekankan pentingnya dukungan holistik selain intervensi medis. Direktur Rumah Sakit, Fiktorius Kuludong, menegaskan bahwa penanganan kanker tidak berhenti setelah diagnosis atau operasi, melainkan membutuhkan pendekatan berkelanjutan sejak awal hingga pemulihan jangka panjang.
Upaya terpadu ini didukung oleh fasilitas canggih seperti mammografi 3D, PET scan, terapi nuklir, dan teknologi robotik dalam operasi. Fiktorius menekankan bahwa integrasi layanan medis, termasuk pemeriksaan lanjutan dan terapi, harus dilakukan secara sinergis. Pemeriksaan PET scan, yang sebelumnya sulit diakses dalam waktu dekat di Indonesia, kini tersedia secara lebih cepat di rumah sakit ini, mengurangi keterlambatan dalam diagnosis dan perencanaan terapi.
Salah satu pasien, Verita, berbagi pengalamannya sebagai penyintas kanker payudara stadium 4 yang didiagnosis pada 2023. Ia mengungkapkan bahwa awalnya menemukan benjolan kecil saat berusia 40 tahun, namun baru memeriksakan diri setelah ragu. Pada masa itu, akses ke PET scan terbatas, sehingga ia harus melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur karena menunggu hingga satu bulan di dalam negeri. Dukungan dari Lovepink menjadi kunci dalam proses pengobatannya, memberinya informasi dan semangat untuk terus melanjutkan perawatan.
Setelah kembali ke Jakarta, Verita menjalani penanganan di Mayapada Hospital dengan tim multidisipliner yang terdiri dari dokter bedah onkologi, onkologi ginekologi, dokter tulang, dan spesialis radiasi. Ia menyebut proses diskusi tim yang intensif menjadi fondasi utama dalam perencanaan terapi yang tepat. Selain itu, perhatian dari tenaga medis selama pengobatan memberikan dampak psikologis yang signifikan terhadap proses pemulihannya.
Hasil PET scan dianalisis oleh dua dokter dari bidang berbeda—radiologi dan kedokteran nuklir—lalu dibahas dalam rapat tim multidisipliner sesuai kondisi pasien. Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menerapkan comprehensive cancer care. Layanan ini tidak hanya fokus pada aspek klinis, tetapi juga memperhatikan kebutuhan psikososial pasien, yang menurut Fiktorius menjadi kunci dalam menjamin keberhasilan pengobatan jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Bantul Catat Rekor 131 Hari Tanpa Hujan Akibat El Nino 2026
Kabupaten Bantul mencatat durasi tanpa hujan terpanjang di Indonesia sepanjang 131 hari akibat dampak El Nino kuat, memperparah kondisi kekeringan di 25 provinsi.
22 September 2026

Puncak Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Terjadi Desember hingga Februari
Sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami puncak musim hujan pada Desember hingga Februari dengan distribusi wilayah berbeda-beda berdasarkan zona iklim.
22 September 2026

Jatim Masuki Puncak Kemarau, Hujan Baru Meningkat Akhir Tahun
Jawa Timur kini berada di puncak musim kemarau akibat El Nino sangat kuat, dengan hujan diperkirakan tetap rendah hingga November, baru mulai membaik pada Desember 2026.
22 September 2026

Kawah Baru di Bulan Terbentuk Akibat Tumbukan Abaduan
Temuan kawah baru berdiameter 222 meter di Bulan, hasil benturan asteroid atau komet, menjadi perhatian ilmuwan karena dampaknya yang luas dan signifikan.
22 September 2026
Berita Lainnya

Penataan Klaster Diaspora Dorong Sinergi Kebijakan Nasional
Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA

Bulog Buka Peluang Kerja untuk Keluarga ASN Korban Penembakan Papua
Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA

Polisi Gagalkan Peredaran Etomidate via Sistem Tempel di Jakbar
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

KI sebagai Aset Jaminan Dorong Pertumbuhan UMKM
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Laboratorium Narkotika Sintetis Dibongkar di Gambir
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Kejari Mimika Tuntaskan Rp26,36 M dari Terpidana Korupsi Aerosport
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Stadion Pajajaran Bogor Capai 39 Persen Penyelesaian
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

Pemimpin Dunia Hadir di PBB Bahas Transformasi dan Kepercayaan Global
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

