Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kolaborasi Digital Indonesia-Microsoft Dorong Inovasi Berkelanjutan

Menteri Komunikasi dan Digital menekankan pentingnya kerja sama strategis dengan Microsoft untuk percepatan pengembangan AI, cloud, dan ekosistem digital berkelanjutan di Tanah Air.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 21.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
Kolaborasi Digital Indonesia-Microsoft Dorong Inovasi Berkelanjutan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia menggelar pertemuan strategis dengan perwakilan Microsoft di New York, membahas sinergi dalam pengembangan infrastruktur digital nasional. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (23/9) menyoroti komitmen jangka panjang perusahaan global dalam memperkuat ekosistem teknologi di Indonesia, khususnya di bidang cloud computing, keamanan siber, dan pengembangan kecerdasan buatan. Fokus utama adalah membangun fondasi digital yang tangguh, inklusif, dan mampu mendukung transformasi ekonomi nasional.

Dalam diskusi, Menteri menegaskan bahwa kolaborasi dengan Microsoft bukan sekadar transfer teknologi, tetapi juga penguatan kapasitas lokal melalui pengembangan talenta digital dan peningkatan kemampuan industri dalam negeri. Ia menekankan bahwa tujuan utamanya adalah menciptakan generasi pengembang, inovator, dan pemimpin digital yang kompeten dan berdaya saing global. Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya menjadi akses, tetapi juga sumber daya manusia unggul.

Pemerintah juga menyampaikan progres dalam menyusun kerangka regulasi nasional untuk AI, termasuk rancangan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan dan Etika AI. Regulasi ini dirancang untuk memberikan kepastian hukum tanpa menghambat inovasi, melainkan menjamin pengembangan teknologi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Meutya menegaskan bahwa kebijakan tidak boleh menjadi penghambat, tetapi harus menjadi fondasi yang menopang pertumbuhan teknologi secara etis dan aman.

Investasi senilai USD$1,7 miliar (setara Rp27 triliun) oleh Microsoft di Indonesia menjadi bukti komitmen strategis perusahaan. Menteri menyambut baik langkah tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional. Ia menilai bahwa investasi ini harus menghasilkan dampak jangka panjang melalui transfer teknologi, penguatan ekosistem, dan pemanfaatan sumber daya manusia lokal. Pemerintah berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pusat inovasi digital regional.

Pertemuan ini juga menyentuh isu perlindungan anak di ruang digital, khususnya dalam implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas). Menteri mendorong Microsoft menerapkan prinsip keamanan sejak tahap desain teknologi, serta memperkuat sistem yang ramah anak dan berkelanjutan. Harapannya, kemitraan ini menjadi fondasi bagi Indonesia Emas 2045, dengan digitalisasi yang kuat, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya