Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kolaka Diminta Tata Kelola Nikel Berkeadilan

Forum dialog menekankan perlunya tata kelola industri nikel di Kolaka yang transparan, berkelanjutan, dan menghargai hak masyarakat serta lingkungan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 21.00 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Kolaka Diminta Tata Kelola Nikel Berkeadilan📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Kegiatan forum multi-pihak di Kendari menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk menelaah realitas industri nikel di Kabupaten Kolaka, khususnya di kawasan Pomalaa. Forum ini menjadi ruang refleksi terhadap praktik pengelolaan sumber daya yang telah berdampak pada kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat lokal. Fokus utama adalah memastikan bahwa pembangunan tidak mengorbankan kesejahteraan warga dan keberlanjutan ekosistem.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sekitar 247 hektare lahan persawahan di desa Lamedai dan Oko-Oko mengalami kerusakan akibat genangan air yang bercampur lumpur pada Oktober dan November 2025. Dampak ini menimpa 189 rumah tangga petani, mengancam ketahanan pangan dan mata pencaharian tradisional. Kajian juga mengungkap adanya konflik agraria, penurunan kualitas air, serta keterbatasan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan strategis terkait industri.

Pemimpin organisasi masyarakat sipil menekankan bahwa industri nikel harus dibangun dengan prinsip tanggung jawab sosial dan lingkungan. Tidak cukup hanya mengejar investasi dan output produksi, tetapi harus pula memperhatikan daya dukung alam, keterbukaan informasi, serta perlindungan hak-hak dasar masyarakat. Keberlanjutan industri dinilai dari kemampuannya memberi manfaat nyata bagi penduduk setempat, bukan hanya bagi perusahaan atau pemerintah.

Pembahasan juga menyentuh perlindungan kawasan hutan, daerah aliran sungai, sumber air, dan ruang hidup masyarakat. Isu ketenagakerjaan menjadi sorotan khusus, termasuk perlunya peningkatan kapasitas kerja lokal dan jaminan perlindungan hak pekerja. Forum menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menciptakan sistem tata kelola yang akuntabel dan inklusif.

Dalam jangka panjang, pelaksanaan forum ini menjadi dasar bagi upaya perbaikan kebijakan dan praktik industri nikel di Kolaka. Tujuannya adalah menciptakan model pembangunan yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menjamin keadilan sosial, perlindungan lingkungan, dan keberlangsungan ekonomi lokal. Semua pihak diharapkan dapat berkomitmen membangun kerangka kerja bersama yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya