Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Konser Avenged Sevenfold di Jakarta Didera Kritik Penonton

Penonton konser Avenged Sevenfold di Jakarta mengeluhkan perubahan layout, kualitas audio buruk, dan koordinasi panitia yang kurang maksimal, meski penampilan band tetap dinilai memukau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 21.11 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Konser Avenged Sevenfold di Jakarta Didera Kritik Penonton📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sejumlah penonton yang hadir dalam konser Avenged Sevenfold di Jakarta Internasional Stadium (JIS) pada Sabtu (10/10) mengungkapkan ketidakpuasan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari perubahan tata letak panggung hingga kualitas suara dan pencahayaan. Banyak dari mereka menyoroti perbedaan signifikan dibandingkan konser sebelumnya pada 2024, khususnya pada aspek teknis seperti audio yang dinilai terlalu bergema dan kurang jernih, menyebabkan kesulitan memahami lirik lagu.

Perubahan layout yang terjadi setelah penjualan tiket menjadi salah satu poin utama kritik. Meski pihak promotor sebelumnya menyertakan catatan bahwa denah hanya bersifat acuan dan bisa berubah tanpa pemberitahuan, banyak penonton yang merasa dirugikan karena posisi duduk mereka berubah drastis. Salah satu penonton mengaku membatalkan niat menonton setelah mengetahui perubahan tersebut, terutama karena tiket yang dibeli berada di kategori center yang seharusnya memberikan pandangan terbaik.

Kualitas visual juga menjadi sorotan, terutama pada layar LED yang dinilai kurang memadai dan tidak sebanding dengan ekspektasi penonton. Banyak yang melaporkan halangan pandangan akibat struktur teknis seperti tenda dan tiang di depan area Festival B, kategori terdekat kedua setelah center. Unggahan di media sosial menunjukkan keluhan serius terhadap kondisi yang membuat penonton merasa terhalang oleh tenda hajatan dan staf teknis yang berdiri di depan area penonton.

Selain itu, penonton juga mengkritik ketidakjelasan aturan terkait pembawaan air minum ke area tribun. Dengan durasi konser lebih dari empat jam, tidak adanya fasilitas isi ulang air atau penempatan stand air minum yang memadai menimbulkan ketidaknyamanan. Respons panitia yang hanya menyarankan pembelian di bawah venue dinilai tidak memadai, terutama mengingat harga tiket kategori tertinggi mencapai Rp1,85 juta.

Meski begitu, sejumlah penonton tetap menyampaikan apresiasi terhadap penampilan Avenged Sevenfold secara keseluruhan. Banyak yang menilai bahwa performa band tetap menggugah, bahkan mencapai level terbaik dalam tur dunia mereka. Penyanyi utama M. Shadows dan rekan-rekan berhasil menciptakan atmosfer konser yang intens dan memukau, meskipun diselimuti sejumlah kekurangan dalam aspek pendukung.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Indonesia Tolak Masuk Artis Dukung Israel
Musik

Indonesia Tolak Masuk Artis Dukung Israel

Pemerintah Indonesia menolak permohonan visa bagi artis yang dianggap mendukung Israel, termasuk Israel Houghton dan Andrea Bocelli, berdasarkan prinsip keberpihakan terhadap Palestina.

11 Oktober 2026

Berita Lainnya