Konser BIGBANG Di Singapura Dihentikan Sementara Akibat Kabut Asap
Konser BIGBANG di National Stadium Singapura diubah jadwal dan diperketat protokol kesehatan akibat kabut asap dari kebakaran hutan di Indonesia yang memburuk.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 12.10 WITA·👁 4 orang membaca· 1 hari ini · 149x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kegiatan konser grup musik legendaris asal Korea Selatan, BIGBANG, yang dijadwalkan berlangsung di National Stadium Singapura pada 17 dan 18 Oktober 2026, mengalami penyesuaian akibat kondisi kualitas udara yang memburuk. Penyelenggara, AEG Presents Asia, mengumumkan langkah-langkah pencegahan darurat demi melindungi keselamatan penonton, menyusul lonjakan tingkat polusi PM2.5 di wilayah tengah dan barat Singapura yang mencapai angka kritis.
Pihak promotor menekankan keselamatan sebagai prioritas utama dan mengimbau seluruh penonton untuk memeriksa kondisi kualitas udara secara berkala sebelum berangkat. Mereka juga menganjurkan penggunaan masker pelindung pernapasan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat sensitivitas terhadap asap. Selain itu, penonton diminta membawa air minum pribadi dari rumah, namun dilarang membawa botol berbahan kaca atau baja ke dalam arena.
Untuk menjamin kenyamanan, fasilitas isi ulang air minum akan disediakan di dalam stadion. Penyelenggara juga menyarankan penonton merencanakan perjalanan dengan hati-hati, menghindari waktu tinggi paparan di luar ruangan, serta membawa obat-obatan pribadi jika memiliki kondisi medis khusus. Dalam kasus penonton mengalami gangguan kesehatan saat acara, petugas medis siaga akan segera menangani.
Data terbaru dari National Environment Agency (NEA) menunjukkan indeks PSI 24 jam di wilayah barat Singapura mencapai 209, berada pada kategori sangat tidak sehat—level tertinggi sejak krisis asap tahun 2015. Sumber asap berasal dari kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra bagian selatan, yang terbawa angin tenggara. Kondisi ini juga memengaruhi kegiatan publik lainnya, termasuk penutupan sementara belasan fasilitas olahraga ActiveSG di wilayah tersebut.
Beberapa warganet Indonesia turut merespons dengan meminta maaf secara publik melalui komentar digital, menyampaikan keprihatinan atas dampak lingkungan yang menyebar ke negara tetangga. Mereka menyatakan rasa tanggung jawab atas kejadian yang melibatkan kesehatan masyarakat internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Empat event besar digelar serentak di kawasan GBK dan Senayan pada 24 Oktober, memicu rekayasa lalu lintas dan penyesuaian transportasi umum untuk hindari kemacetan parah.
24 Oktober 2026

Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Konser Kanye West di GBK
Dishub DKI Jakarta menerapkan penyesuaian arus lalu lintas di sekitar GBK selama konser Kanye West, mulai malam hingga dini hari, dengan pengalihan rute dan layanan transportasi khusus.
24 Oktober 2026

Konser Kanye West di GBK Siap Digelar dengan Aturan Ketat
Konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno digelar pada 24 Oktober dengan jadwal masuk terpisah berdasarkan kategori tiket dan aturan ketat soal barang bawaan serta akses khusus.
23 Oktober 2026

20 Ribu Turis Asing Sambangi Jakarta untuk Konser Kanye West
Sebanyak 20.500 penonton asing dipastikan hadir di konser Kanye West di GBK, 24 Oktober 2026, menjadi acara tunggal pertama di Indonesia dari tur globalnya.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

