Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Konser Dukung Palestina Macklemore Ludes Terjual

Rangkaian konser Macklemore and Friends: Free Palestine Tour di Eropa ludes terjual dalam waktu kurang dari seminggu, menunjukkan dukungan global terhadap kemerdekaan Palestina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Konser Dukung Palestina Macklemore Ludes Terjual📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Macklemore mengumumkan kesuksesan luar biasa dari rangkaian konser independen bertajuk Free Palestine Tour yang digelar di tiga kota Eropa—Dublin, Paris, dan London. Tiket untuk ketiga pertunjukan tersebut habis terjual dalam waktu kurang dari tujuh hari sejak dibuka untuk umum, mencatat rekor cepat dalam sejarah tur musik kontemporer. Penjualan dimulai melalui sesi presale pada Senin (28/9), dilanjutkan dengan penjualan umum pada Rabu (30/9), dan langsung menyedot antusiasme tinggi dari publik di berbagai negara.

Dalam unggahan di media sosial, penyanyi asal Amerika Serikat itu menyampaikan kekagumannya terhadap respons masyarakat yang begitu masif. Ia menekankan bahwa momentum ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan bentuk solidaritas kolektif yang lahir dari keinginan para seniman untuk menyuarakan dukungan nyata bagi rakyat Palestina. Konser ini dirancang secara mendadak, tanpa dukungan dari label besar, namun tetap mampu menghadirkan energi politik dan kemanusiaan melalui panggung musik.

Keputusan menggelar tur ini muncul setelah Macklemore dicoret dari daftar pembuka tur Ed Sheeran di Amerika Serikat awal September lalu. Pemecatan itu disebabkan oleh pernyataan dukungan terhadap Palestina yang disampaikannya saat tampil di MetLife Stadium. Tekanan dari Robert Kraft, pemilik Gillette Stadium, yang mengancam akan melarang Ed Sheeran tampil jika Macklemore tetap masuk jadwal, memicu protes luas di kalangan musisi. Seluruh pembuka tur lainnya—termasuk Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga—mengundurkan diri secara kolektif sebagai bentuk penolakan terhadap sensor.

Sebagai respons, Macklemore menyumbangkan seluruh honor penampilannya selama menjadi pembuka tur Sheeran, senilai US$1 juta, kepada organisasi kemanusiaan yang mendukung Palestina. Ia juga memilih membangun momentum baru dengan menggandeng seniman-seniman yang berani bersuara, menciptakan platform independen yang menekankan peran seni sebagai bentuk perlawanan. Hasil penjualan tiket dari tiga kota tersebut akan disalurkan sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan dan perjuangan kemerdekaan Palestina.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya