Kopi dalam Tradisi Sufi: Kisah Mistis yang Tak Terbukti sebagai Ajaran Rasul
Sejumlah kisah mistis menyebutkan kopi dikaitkan dengan ibadah malam dan petunjuk dari Nabi, namun tidak memiliki dasar hadis sahih yang terverifikasi.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Dalam tradisi tasawuf, kopi kerap dikaitkan dengan praktik spiritual yang menuntut kesadaran tinggi, terutama selama ibadah malam. Salah satu narasi yang sering dikemukakan berkaitan dengan Syekh Abul Hasan asy-Syadzili, ulama besar dalam kancah sufi, yang dikisahkan pernah mendapat petunjuk melalui mimpi bertemu Rasulullah. Dalam mimpi itu, Nabi diduga membawa biji-bijian yang kemudian diperintahkan untuk diolah menjadi minuman. Setelah diolah dan diminum, syekh dikisahkan mampu menjaga kewaspadaan saat beribadah.
Kisah serupa juga diceritakan dalam kitab Tadzkir an-Nas, yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam memberi pesan melalui seorang ulama, Sayyid Ahmad bin Ali Bahr al-Qadimi, dalam keadaan terjaga. Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa aroma kopi dapat mengundang malaikat memohonkan ampunan bagi peminumnya selama aroma itu masih tercium. Selain itu, disebutkan pula bahwa siapa pun yang menyiapkan tasbih untuk zikir akan tetap dicatat sebagai pelaku zikir, meski tidak menggunakannya.
Namun, semua kisah ini tidak dapat dijadikan dalil syariat. Para ulama dan peneliti hadis menegaskan bahwa ketiga pesan tersebut tidak memiliki sanad yang kuat dan tidak termasuk dalam kategori hadis sahih atau hasan. Mereka merupakan bagian dari literatur sufi yang bersifat hikayat, bukan bukti otentik dari ajaran Nabi. Karena itu, penggunaan kopi sebagai sarana menjaga kesadaran dalam ibadah, meski populer dalam tradisi, tetap berada di ranah kebiasaan, bukan kewajiban agama.
Penting untuk memahami bahwa meskipun kopi memiliki peran budaya dan spiritual dalam komunitas sufi, tidak ada bukti historis atau teologis yang menyatakan Rasulullah secara khusus menganjurkan minumannya. Kisah-kisah tersebut lebih mencerminkan upaya manusia dalam memaknai kehidupan spiritual dengan simbol-simbol yang dekat dengan pengalaman sehari-hari. Oleh karena itu, perlu kehati-hatian dalam menyikapi narasi-narasi yang menyerupai ajaran agama tanpa dasar otentik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Kuliner Mandalika Wujudkan Ekosistem Wisata Berkelanjutan
Festival kuliner di kawasan Mandalika menghadirkan 20 UMKM lokal dengan aneka hidangan khas dan produk kreatif, mendukung pariwisata berkelanjutan sekaligus memperluas akses ekonomi masyarakat.
10 Oktober 2026

Roasting Teh dan Kopi: Proses Serupa, Karakter Berbeda
Proses roasting pada teh dan kopi memiliki prinsip dasar sama, namun memerlukan pendekatan berbeda karena perbedaan bahan baku dan sensitivitas daun teh terhadap panas.
9 Oktober 2026

Kolaborasi Kuliner Prancis-Indonesia Sajikan Malam Gastronomi Mewah di Bandung
Gelaran eksklusif "Rendez-vous Rasa" sukses menyatukan keahlian kuliner Prancis dan Nusantara dalam pengalaman makan malam berstandar internasional di Bandung.
9 Oktober 2026

Cukai Minuman Manis Siap Berlaku Semester II 2027, Targetkan Penerimaan Rp1,7 Triliun
Pemerintah menargetkan penerapan cukai minuman berpemanis dalam kemasan mulai semester kedua 2027 dengan proyeksi penerimaan negara sebesar Rp1,7 triliun.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Komdigi Perluas Penindakan Judi Online ke Aliran Dana
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

DPD RI Dorong Tindak Lanjut Rekomendasi BPK untuk Perbaikan Keuangan Daerah
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

Asal Usul Pasal 'Gibran Banget' Diklarifikasi DPR
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

Rumah Makan Selera Lidah Orang Indonesia
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

BGN Bantah Kaitan dengan Lokasi Penemuan Mayat di Kendal
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Perlindungan Karya Jurnalistik di Era Digital Harus Diperkuat
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Demokrat Tekankan Fokus pada Tugas Pemerintahan, Belum Bahas Capres 2029
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan Perompak Somalia
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.41 WITA

